Baru Tiga Siswa Berpeluang Terima Beasiswa Kedokteran Tahun Ini

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lampung Barat, baru ada tiga siswa yang lolos pada seleksi masuk Fakultas Kedokteran Perguruan Tinggi Negeri (FK PTN), yang bakal menerima beasiswa kedokteran dari pemkab setempat mulai tahun ini.

Sekretaris Dinkes Lambar Cahyani Susilawati, SKM, M.Kes., mengungkapkan, untuk siswa yang telah melapor ke Dinkes setempat dua orang asal SMAN 1 Liwa dan satu orang dari SMAN 1 Waytenong.

Bacaan Lainnya

”Mereka semua lolos SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri, Red) dan untuk yang seleksi bersama belum ada yang menyampaikan laporan ke kami,” ungkap Susi—sapaan Cahyani Susilawati, mendampingi Kadiskes Lambar dr. Widyatmoko Kurniawan, Sp.B.

Dijelaskan, ketiga siswi tersebut yakni Indira Chaerani Tria Fhadlika putri warga Pekon Kotabesi Kecamatan Batubrak, kemudian Syafira Hasna Afifah warga Kelurahan Waymengaku Kecamatan Balikbukit serta Syifana warga Kecamatan Waytenong. 

”Indira Chaerani Tria Fhadlika diterima di Fakultas Kedokteran Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, kemudian Syafira Hasna Afifah diterima di Fakultas Kedokteran Universitas Lampung (Unila) dan untuk Syifana baru besok (hari ini) akan mengantar berkas-berkas ke dinas,” kata dia. 

Untuk diketahui, tahun 2021 ini menjadi tahun keempat digulirkannya program beasiswa bagi anak-anak Lampung Barat yang lolos menjadi mahasiswa kedokteran di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Sayangnya tahun 2020 lalu nihil. 

Enam mahasiswa yang kini sudah menempuh pendidikan pada semester dua dan empat adalah M. Andriansah (Universitas Lampung), Indah Juliantika (UIN Jakarta), Alvina Damayanti (Universitas Sriwijaya), Dwi Karni (UIN Jakarta), Delva Sevtia (Universitas Bengkulu) dan Angga Febriyanto (Universitas Sriwijaya).

Keberhasilan mereka lolos menjadi mahasiswa kedokteran dan mendapatkan beasiswa dari Pemkab Lambar tersebut harapannya menjadi motivasi kepada anak-anak yang baru lulus dari SMA sederajat. Meski hanya disiapkan kuota lima orang, ketika nantinya yang lolos lebih dari itu, tetap akan diakomodir oleh pemerintah daerah dan akan mendapatkan beasiswa yang sama. (nop/mlo)


Pos terkait