Batas Lambar dengan Sejumlah Kabupaten Temui Kata Sepakat

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id – Batas Wilayah Kabupaten Lampung  Barat dengan sejumlah kabupaten tetangga telah tuntas, salah satunya batas wilayah dengan Kabupaten OKU Selatan Provins Sumatera Selatan, yang  telah menemui  kesepakatan dan telah ditetapkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Selanjutnya, batas wilayah dengan sejumlah kabupaten di Provinsi Lampung, telah difasilitasi oleh pemerintah provinsi dan telah menemui kesepakatan di tingkat kabupaten sehingga tinggal menunggu fasilitasi Kemendagri dan menunggu penetapan Kemendagri.

Kabag Tata Pemerintahan dan Otonomi Daerah (Tapem dan Otda) Sekretariat Pemkab Lambar Domi Nofalisa, S.STP., mengungkapkan, khusus untuk perbatasan dengan OKU Selatan telah ditetapkan kemendagri, sementara untuk perbatasan dengan Lampura tinggal dilaporkan ke Kemendagri setelah pada Februari lalu  Pemkab Lambar dan Lampura menyepakati soal batas wilayah, selanjutnya  perbatasan dengan Lampung Tengah, Pesisir Barat, dan Waykanan masih tinggal penetapan dari Kemendagri.

”Alhamdulillah untuk masalah perbatasan dengan sejumlah kabupaten tetangga telah menemui kesepakatan antara Lambar dengan kabupaten tetangga, bahkan ada yang  sudah penetapan dan sebagian lainnya masih menunggu penetapan  serta menunggu fasilitasi oleh Kemendagri,” ungkap Domi ditemui di ruang kerjanya Senin (28/7).

Selanjutnya, untuk  masalah perbatasan dengan Kabupaten Tanggamus, meskipun  Pemkab Lambar dan Pemkab Tanggamus sama-sama menginginkan persoalan perbatasan tersebut cepat  tuntas, namun hingga saat ini belum ada titik temu.

”Untuk masalah batas dengan Kabupaten Tanggamus, kita harus ketemu dan difasilitasi Pemprov dan masih menunggu  fasilitasi Kemendagri,  namun karena Covd-19 ini itu baru bisa dilaksanakan pada tahun 2021 mendatang, permohonan  fasilitasi sudah kita ajukan dan sudah ada beberapa berita acara sebelumnya, dan koordinasi dengan Tanggamus terus kita lakukan dan sama-sama mengajukan  dan sama-sama ingin cepat selesai,” ujarnya.

Permasalahan batas wilayah dengan Kabupaten Tanggamus, kata Domi, itu terjadi karena  deskripsi berita acara 93 dengan realita di lapangan berbeda. Permasalahan batas wilayah tersebut sudah dibahas sejak beberapa tahun lalu dan belum menemukan titik temu.

”Pada intinya kita sama-sama menginginkan batas wilayah dengan Tanggamus bisa segera tuntas, dan kami terus berupaya,” imbuhnya. (nop/mlo)



Pos terkait