Bawaslu Pesbar Desak KPU Tetapkan Zona Kampanye

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat untuk segera menetapkan zona kampanye masing-masing pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Pesbar pada Pilkada serentak 2020.

Koordinator Divisi Hukum, Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Abd. Kodrat S, S.H, M.H., mengatakan sebelumnya Bawaslu Pesbar juga telah berkoordinasi dan mengingatkan KPU Pesbar untuk segera membuat zona kampanye, sehingga saat memasuki tahapan kampanye sejak 26 September 2020 sampai tanggal 5 Desember 2020 itu masing-masing paslon sudah memiliki zona dari KPU setempat.

Bacaan Lainnya



“Namun sampai saat ini belum ada informasi dari KPU Pesbar terkait dengan zona kampanye setiap paslon tersebut karena dalam zona kampanye juga termasuk jadwal kampanye paslon di setiap wilayah,” katanya, Rabu (30/9).

Karena itu, kata dia, Bawaslu Pesbar hari ini telah menyurati KPU Pesbar agar segera membuat zona kampanye. Mengingat zona kampanye itu cukup penting, terutama dalam pengawasan yang dilakukan oleh Bawaslu maupun pihak terkait lainnya.

Jika KPU Pesbar tidak menetapkan zona kampanye tersebut, maka tidak menutup kemungkinan itu masuk dalam pelanggaran sanksi administrasi yang dilakukan KPU Pesbar.

“Meski dalam Peraturan KPU terkait zona kampanye itu tidak ada karena paslon hanya bisa menggelar kampanye terbatas akibat wabah Covid-19, namun setidaknya itu harus ada zonanya untuk memaksimalkan pengawasan di lapangan,” ujarnya.

Dijelaskannya, jika tidak ada zona kampanye paslon, dikhawatirkan itu nanti bisa saja menjadi potensi konflik antar calon dan pendukung. Misalnya, semua paslon melakukan kampanye di satu tempat yang sama, karena tidak ada pembagian zona dan jadwal maka itu tidak menutup kemungkinan bisa menimbulkan konflik.

“Untuk itu kita harap zona kampanye bisa segera ditetapkan oleh KPU setempat, karena itu juga akan memudahkan Bawaslu dan Sentra Gakkumdu jika terjadi pelanggaran pidana Pemilihan,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Heri Kiswanto, selaku Koordinator Divisi Pencegahan, Hubungan Antar Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Pesbar, menyampaikan bahwa harusnya KPU Pesbar dalam tahapan kampanye Pilkada 2020 ini sudah menetapkan zona kampanye, walaupun memang didalam PKPU No.13/2020 itu tidak ada aturan terkait zona kampanye, karena tidak ada kegiatan kampanye terbuka. Sekedar diketahui bahwa untuk di daerah lain saat ini juga sudah menetapkan zona kampanye, seperti di Kota Bandar Lampung daerah lainnya.

“Penetapan zona kampanye itu sebagai antisipasi dan mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan baik pelanggaran Pilkada maupun lainnya,” kata dia.

Terpisah, Ketua KPU Pesbar, Marlini, mengatakan bahwa terkait dengan penetapan zona kampanye bagi paslon Bupati dan Wakil Bupati pada Pilkada 2020, KPU Pesbar juga telah menerima surat dari Bawaslu setempat mengenai hal itu.

“Surat dari Bawaslu Pesbar sudah kita terima, dan saat ini juga kami langsung menggelar rapat di internal KPU Pesbar untuk membahas persoalan zona kampanye paslon tersebut,” tandasnya.(yan/mlo)



Pos terkait