Bawaslu Pesbar Proses Dugaan “Bagi Sembako”

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) hingga kini masih terus melakukan proses pemanggilan terhadap pemilik rumah, pemberi dan penerima, ustad, Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) dan Pengawas Kelurahan/Desa (PKD) untuk dilakukan klarifikasi terkait adanya dugaan pembagian bahan kampanye diluar ketentuan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) di Kecamatan Ngambur, Rabu (21/10) lalu.

Anggota Bawaslu Pesbar, Abd. Kodrat S, S.H, M.H., mengatakan, sebelumnya pada Senin (26/10) lalu, terkait dugaan pembagian bahan kampanye diluar ketentuan PKPU yang ada di Kecamatan Ngambur itu telah dirapatkan bersama tim sentra gerakan penegakan hukum terpadu (Gakkumdu) Kabupaten Pesbar.

Bacaan Lainnya


“Dari hasil rapat bersama sentra Gakkumdu itu kesimpulannya dilakukan registrasi dan dijadikan temuan dugaan pelanggaran tindak pidana pemilihan,” katanya, Jumat (30/10).

Dijelaskannya, dugaan pembagian bahan kampanye diluar ketentuan PKPU itu bermula pada Rabu (21/10) lalu telah diadakan pengajian oleh tim keluarga salah satu pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Kabupaten Pesbar yang ada di Pekon Muara Tembulih Kecamatan Ngambur. Kegiatan itu juga dilakukan pengawasan ketat oleh Panwascam Ngambur, untuk mengantisipasi ada dugaan pelanggaran, mengingat kini masih dalam masa kampanye.

“Dalam kegiatan itu terdapat ajakan untuk memilih pasangan calon tertentu yang dilakukan oleh salah satu penceramah yang mengisi pengajian tersebut,” jelasnya.

Selain itu, kata dia, setelah selesai kegiatan pengajian, ada pembagian sembako di lokasi berupa Mie Instan sebanyak lima bungkus, Minyak Goreng kemasan 1.000 mililiter sebanyak satu bungkus, Gula Putih satu bungkus dan masker bermotif salah satu paslon satu buah.

Dari hasil rapat koordinasi bersama sentra Gakkumdu tersebut, Bawaslu Pesbar hingga kini masih memanggil beberapa pihak terkait seperti penerima, saksi, pemilik rumah dan pemberi, Panwascam Ngambur, PKD dan pihak terkait lainnya untuk dilakukan klarifikasi.

“Kita berharap semua pihak-pihak terkait untuk dapat proaktif dalam pemanggilan yang dilakukan oleh Bawaslu Pesbar mengenai dugaan pembagian bahan kampanye diluar ketentuan PKPU itu,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)




Pos terkait