Bawaslu Pesbar Terima Laporan Dugaan Black Campaign

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) telah menerima laporan dari tim pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Pesbar nomor urut 01 Pieter-Fahrurrazi terkait dugaan pelanggaran kampanye hitam (Black Campaign) dan berita bohong (hoax) yang dilakukan oleh akun Facebook atas nama J Engkelin, Selasa (8/12).

Anggota Bawaslu Pesbar Koordinator Divisi Hukum, Penindakan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Abd.Kodrat S, S.H, M.H., mengatakan laporan yang disampaikan tim paslon 01 yang diwakili oleh Ahmad Thonawi Rabi yang juga sebagai wakil ketua bidang Polhukam DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pesbar itu didampingi oleh Muhammad Kasrozi, S.H., selaku kuasa hukumnya.

Bacaan Lainnya


Dijelaskannya, dalam laporan yang disampaikan ke Bawaslu Pesbar itu bahwa akun facebook atas nama J Engkelin mengupload foto paslon bupati dan wakil bupati nomor urut 01 Pieter-Fahrurrazi dengan tulisan “TIM Paslon No.1 Telah di Bubarkan Hak Di Arahkan Ke No.2. Artinya Pertarungan Dua Melawan Satu. Ganti BUPATI untuk Pesisir Barat Akan Terwujud” yang diupload pada Senin (7/12) pukul 00.29 WIB.

“Laporan ini sudah memenuhi syarat formil, meski begitu Bawaslu Pesbar masih akan melakukan langkah-langkah penelusuran,” katanya.

Dijelaskannya, dalam dugaan pelanggaran kampanye hitam dan berita bohong yang dilakukan oleh akun Facebook atas nama J Engkelin itu ada unsur pidana, sesuai dengan UU No.10/2016 tentang perubahan kedua atas UU No.1/2015 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU No.1/2014 tentang pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota menjadi Undang-Undang, dalam Pasal 69 huruf C dan pasal 187 ayat (2).

“Akun facebook itu diduga akun bodong dan tidak diketahui pemiliknya, sehingga kami akan berkoordinasi dengan sentra Gakkumdu guna membahas persoalan ini untuk tindak lanjutnya,” jelasnya.

Masih kata dia, selain ada laporan dari tim paslon 01, Bawaslu Pesbar juga telah menerima ada tim dari paslon 02 yang melakukan konsultasi terkait temuan yang diduga ada pembagian amplop di wilayah Bangkunat.

“Dari hasil konsultasi itu tim paslon 02 akan melengkapi berkas laporan dan baru akan melapor secara resmi ke Bawaslu Pesbar besok,” tandasnya.(yan/d1n/mlo)




Pos terkait