Becek dan Berlubang, Jalan Nongkojajar Rusak Parah

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Warga Geram Kondisi jalan yang berada di Dusun Nongkojajar, Kelurahan Kalicinta, Kecamatan Kotabumi Utara, Kabupaten Lampung Utara (Lampura) butuh tindakan perbaikan Jalan.

Jalan yang merupakan akses utama bagi masyarakat untuk menuju ke beberapa desa dan pusat kota ini amat sangat rusak parah, Kerusakan jalan ini setaksir panjang 8 KM, dengan Kedalam dari setengah meter.

Menurut Rahmat, salah satu pengendara mengatakan bahwa, jalan tersebut sudah sangat lama mengalami kerusakan, kurang lebih sudah puluhan tahun.

“Jalan ini mungkin adalah sekitar 7 atau 8 tahun rusak, disini juga kita bawa kendaraan berhati-hati kalau enggak ya bisa terbalik, disini sering terbalik motor bahkan truk juga pernah,” katanya.

Seperti diutarakan oleh Suryana, selaku ketua RT.02 Dusun 06, Desa Nongkojajar, di musim penghujan ini, jalan digenangi oleh air, lumpur, dan sangat licin serta berbahaya untuk dilewati.

Sedangkan di musim kemarau, jalan dipenuhi dengan debu dan juga dapat mengotori rumah warga, yang mengakibatkan adanya wabah penyakit, seperti sesak nafas dan batuk. 

“Kalau hujan ya licin, becek, nggak bisa lewat, giliran kemarau debu semua rumah warga sampai-sampai pohon saja daunnya nggak kelihatan hijau, saking tebal debu nya, itu kan bikin penyakit, sesak nafas, batuk, pokoknya kita mah sengsara karena jalan ini,” keluhnya.

Selain itu, akibat jalan yang rusak tersebut, amat sangat menghambat kegiatan masyarakat sekitar, karena menurut warga, mereka menjadi enggan untuk keluar rumah. 

Salah satunya Sri, warga RT 02, Dusun 06, ia juga sangat mengeluhkan keadaan jalan tersebut, karena pekerjaan dan kegiatan anak sekolah pun tidak dapat berjalan dengan lancar.

“Karena jalan ini suami saya juga kalau nyupir ya truknya di taruh di Kali Cinta sana, dia pulang jalan kaki apalagi malam kan, terus anak saya kalau sekolah itu sepatunya dibawa pakai kantong kresek karena takut kotor, dan pernah juga terbalik disini untung sudah perjalanan pulang dari sekolah jadi kotor penuh lumpur,” kata Sri.

Dengan kondisi jalan yang seperti itu, maka warga merasa seperti terisolasi, dan mereka berharap agar keluhan mereka terkait jalan yang rusak parah tersebut dapat didengar oleh pemerintah, agar kenyamanan dan keamanan dapat dirasakan bersama. (adk/ozy/mlo)


Pos terkait