Beda Versi, Satgas Covid-19 Lambar Klaim Penambahan Hanya 13 Positif di Dua Kecamatan

  • Whatsapp
Satgas Penanganan Covid-19 Lambar Bidang Komunikasi Publik Erna Yanti, S.Farm, Apt, MPH.

Medialampung.co.id – Data terkonfirmasi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Lampung Barat, tampak carut marut.

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Lambar dan UPT Puskesmas Batubrak memiliki klaim berbeda terhadap data penambahan terkonfirmasi positif. 

Bacaan Lainnya

Jika UPT Puskesmas Batubrak merilis data terkonfirmasi positif di Pekon Sukabumi Kecamatan Batubrak sebanyak 22 kasus pada Rabu (30/6) dan terjadi penambahan sebanyak 17 kasus atau total mencapai 39 kasus positif pada Kamis (1/7) maka berbeda dengan data yang dirilis oleh Satgas Penanganan Covid-19 Lambar yang sempat menyatakan nihil, dan hanya terjadi penambahan sebanyak 13 kasus tersebar di Kecamatan Balikbukit dan Batubrak pada Kamis (1/7). 

Satgas Penanganan Covid-19 Lambar Bidang Komunikasi Publik Erna Yanti, S.Farm, APT, MPH., mengungkapkan, untuk penambahan terkonfirmasi Covid-19  terakhir itu berasal dari Kecamatan Balikbukit sebanyak 11 orang dan Kecamatan Batubrak sebanyak dua orang. 

“Untuk penambahan dari Kecamatan Balikbukit itu memiliki riwayat perjalanan dari Palembang, kedatangan tamu dari Serang dan Solo, dirawat di RSUD Alimuddin Umar, tujuh lainnya hasil tracing dan satu pasien positif meninggal dunia,  sementara untuk Kecamatan Batubrak itu semuanya hasil tracing,” ungkapnya. 

Dengan penambahan 13 kasus tersebut, kata dia, maka total saat ini sebanyak 881 kasus, sebanyak 778 kasus telah selesai menjalani isolasi dan dinyatakan sehat serta kembali melakukan aktivitas seperti biasa, sementara untuk angka kematian mencapai 39 kasus. 

“Jadi untuk penambahan per hari ini hanya 13 kasus, dan petugas kami di lapangan kembali melakukan tracing untuk mencari orang-orang yang telah melakukan kontak dengan pasien terkonfirmasi positif untuk ditangani sebagaimana mestinya,” pungkas Erna. (nop/mlo)


Pos terkait