Belalau Sambut Kedatangan 54 Mahasiswa Pra KKN

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pemerintah Kecamatan Belalau, Kabupaten Lampung Barat menyambut kedatangan mahasiswa Universitas Lampung (Unila) yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di delapan pekon kecamatan setempat, Kamis (17/12).

Kedatangan sebanyak 54 orang mahasiswa disambut oleh Sekcam Belalau, romuzi S.Ip., dan dihadiri aparatur pemerintahan di delapan pekon meliputi Pekon Kenali, Bumiagung, Kejadian, Turgak, Fajaragung, Sukarame, Serungkuk, Sukamakmur. 

Bacaan Lainnya


Dalam arahannya yang disampaikan di halaman kantor kecamatan setempat , Sekcam Romuzi mendampingi Camat Belalau Sri Handayani mengucapkan selamat datang dan apresiasi kepada UNILA yang telah memilih wilayah kecamatan setempat sebagai lokasi belajar para mahasiswa melalui program KKN.

“Selamat datang, selamat belajar dan mengabdi kepada masyarakat di Kecamatan Belalau kami berharap agar mahasiswa KKN dapat bersinergi dengan pemerintah pekon dengan memberikan ide-idenya untuk meningkatkan berbagai program,”ungkap Romuzi.

Selain itu, pihaknya berharap kepada peserta KKN agar dapat berperan aktif untuk masyarakat Kecamatan Belalau selama KKN 40 hari kedepan. Tak lupa ia juga mengajak agar mahasiswa dapat mengikuti gotong royong yang menjadi agenda rutin yang diadakan pekon di kecamatan setempat.

“Ditengah pandemi Covid-19 kami juga mengimbau kepada mahasiswa agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan, karena itu koordinasi dengan pemerintah terkait harus tetap dilakukan selama melaksanakan KKN di lokasi penempatan,” pintanya.

Sementara itu, Peratin Turgak Ichwan menambahkan pihaknya sangat menyambut baik kedatangan para mahasiswa untuk menjalankan tugas kuliah tersebut. “Mudah-mudahan dapat bekerja dan berinovasi dalam membangun pekon menjadi lebih baik,” ungkapnya. 

Dalam pertemuan, lanjutnya, para mahasiswa tidak hanya fokus pada pengenalan diri melainkan menyampaikan program KKN yang akan dilaksanakan selama beberapa puluh hari kedepan agar pekon atau masyarakat yang akan menjadi subyek program memiliki kesiapan. 

“Kami berharap berbagai program yang diusung sedikit banyaknya bisa memberikan dampak positif, salah satunya membantu memecahkan sedikit demi sedikit persoalan yang dihadapi di sejumlah bidang di tingkat pekon. Selain itu, kehadiran mahasiswa KKN diharapkan juga melahirkan inovatif-inovatif untuk mendukung kemajuan pekon,” harapnya.(edi/mlo)




Pos terkait