Belasan Randis Kembali Mangkir Apel

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id – Pemerintah Kabupaten Lampung Utara (Lampura), akan melakukan pengecekan terhadap kendaraan dipinjam pakaikan kepada instansi vertikal.

Hal itu diungkapkan Kepala BPKAD Lampura, Desyadi saat memimpin apel kendaraan dinas hari kedua di halaman Stadion Sukung Kotabumi, Kamis (19/11).

Bacaan Lainnya


“Kedepan akan kita lakukan pengecekan terhadap kendaraan dinas yang dipinjam pakaikan kepada instansi berada diluar lingkup pemkab,” kata dia.

Menurutnya, sampai saat ini pihaknya belum mengetahui secara pasti jumlah kendaraan maupun instansi meminjam pakai aset pemerintah daerah disana. Namun, pihaknya berjanji akan menghadirkannya kedepan, guna dilakukan inventarisasi. Sekaligus pengecekan kendaraan dipinjam pakaikan tersebut.

“Untuk jumlah masih sedang kita inventarisasi, tapi kedepan kami berjanji akan menginventarisirnya, “terangnya.

Sementara untuk kendaraan yang ditargetkan hadir, sampai dengan hari kedua hanya 16 yang tidak hadir. Dari target 257 kendaraan dinas yang dipakai dalam menunjang tugas keseharian aparatur sipil negara disana.

“Hari pertama kemarin, dari 171 kendaraan ditargetkan sampai dengan petang 39 kendaraan tak hadir. Dari sebelumnya 92 kendaraan tanpa keterangan jelas, dan hari ini sudah masuk semua. Untuk hari ini, dari 183 tidak hadir ada 16 kendaraan,” tambahnya.

Desyadi menjelaskan 16 kendaraan dinas itu terdiri dari 12 randis pengangkut sampah dan sisanya 4 unit dalam keadaan rusak. 

“Kami sudah komunikasi dengan kepala dinas lingkungan hidup, terkait kendaraan dipakai mengangkut sampah. Alasannya karena sedang bekerja menunaikan tugasnya, dan lain waktu akan melaksanakan pengecekan langsung di dinas tersebut, ataupun di lapangan, “imbuhnya.

Hal itu, kata dia, menindaklanjuti instruksi Bupati, Budi Utomo untuk melakukan pemeriksaan terhadap aset negara dikelola pemerintah daerah. Guna menunjang aktivitas satker atau instansi melakukan tugas pelayanan. 

“Untuk keadaan randis sendiri, relatif masih baik dari hasil pengamatan kami selama dua hari ini. Sementara untuk alasan hari pertama hanya ada 67 hadir dari 183 ditargetkan, mereka sedang dalam perjalanan. Dan alhamdulillah hari ini sudah selesai,” pungkasnya. (ozy/mlo)



Pos terkait