Beraksi di Berbagai Provinsi, Pelaku Spesialis Penipuan Akhirnya Tertangkap di Pringsewu

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Termakan bujuk rayu, Sum (70) warga Pringsewu harus kehilangan uang tabungan puluhan juta rupiah. Namun akhirnya Satu dari Dua orang yang diduga sebagai pelakunya yakni HI (42) warga Kelurahan Penengahan Kecamatan Tanjung Karang Barat berhasil dibekuk jajaran Sat Reskrim Polres Pringsewu. Sementara itu rekannya, JF masih dalam pengejaran Polisi.

Modus operandi yang dilakukan Kawanan spesialis penipuan tersebut bermula saat korban bertemu dengan kedua orang yang diduga pelaku di area parkiran bank pada 1 November lalu. 

Bacaan Lainnya

Saat itu salah satu tersangka JF mengaku memiliki sebuah benda yang dipercaya bisa menyembuhkan berbagai penyakit. Korban yang memang memiliki penyakit semakin percaya ketika ada salah satu warga yang diketahui bernama HI mengetes kemampuan JF.Dengan cara meminta JF menebak benda yang ada di pegangan HI.

“Karena memang keduanya sudah berkomplot maka JF dengan mudah bisa menebak apa yang dipegang oleh tersangka HI, dan hal itu tentunya hanya untuk mengelabui calon korbannya saja,” terang Kasat Reskrim Polres Pringsewu Iptu Feabo Adigo Mayora Pranata mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Rio Cahyowidi, S.IK. M.IK. 

Namun sebelum mengobati korban, tersangka menanyakan memiliki uang berapa. Karena hanya memiliki uang Rp 1 juta JF meminta korban untuk mengambil seluruh uang yang ada di dalam tabungannya.

“Uang sebesar Rp 24 Juta dan satu unit HP Redmi 9 milik korban oleh tersangka disuruh dimasukan dalam satu buah plastik. Selanjutnya sebelum proses pengobatan korban diminta berwudhu terlebih dahulu di kompleks mushola di area Bank tersebut,” terangnya. 

Namun betapa terkejutnya korban, usai menuruti perintah tersebut ternyata kedua tersangka tak ada lagi di tempat itu berikut bungkusan plastik berisi uang dan hp. Korban kemudian melapor ke Polisi yang kemudian menindaklanjuti dengan serangkaian penyelidikan dan mengamankan HI.

“Tersangka HI kami amankan tanpa melakukan perlawanan di rumahnya pada Senin (15/11) siang sekitar jam 14.00 WIB,” ungkap Kasat Reskrim Polres Pringsewu Iptu Feabo Adigo Mayora Pranata. Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya 1 unit mobil yang digunakan untuk melakukan aksi kejahatan, 1 unit HP Redmi 9, uang Tunai Rp.1,3 juta dan berbagai jenis sparepart sepeda motor yang dibeli dari uang hasil kejahatan tersebut.

Dalam pemeriksaan, aksi yang dilakukan spesialis penipuan itu sudah sejak tahun 2018. Bahkan mereka telah melanglang buana melakukan aksinya hampir di seluruh provinsi mulai dari Aceh hingga Madura.

“Pengakuan Tersangka HI, di wilayah Pringsewu sudah 3 kali ini melakukan aksi kriminalitasnya,” jelasnya. Masing masing 2 kali di area RS Mitra Husada dan 1 kali di area Bank BRI Pringsewu. Dimana uang hasil kejahatan tersebut dihabiskan untuk berjudi dan bersenang senang.

“Tersangka HI dijerat dengan pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara,” beber Kasat Reskrim Polres Pringsewu Iptu Feabo Adigo Mayora Pranata mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Rio Cahyowidi, S.IK. M.IK. (sag/mlo)

Pos terkait