Berhenti untuk Telepon Keluarga, Warga Lambar Jadi Korban Curas

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medilampung.co.id – Rahmat (19), warga Pemangku I Sukamaju, Kecamatan Balikbukit, Lampung Barat, menjadi korban curas di jalan lintas Sumatera, Kampung Terbanggibesar, Kecamatan Terbanggibesar, Lampung Tengah, Kamis (4/11) sekitar pukul 04.20 WIB. Sempat berkelahi, pelaku berhasil mengambil HP dan uang korban.

Kapolsek Terbanggibesar AKP Made Silva Yudiawan menyatakan pihaknya menerima informasi ada penjambretan sehingga anggota langsung ke TKP. “Korban diminta membuat laporan dan anggota lain langsung melakukan penyelidikan,” katanya.

Pada pukul 05.00 WIB, kata Made, penjambret berhasil diringkus seorang tersangka. “Yakni Agung (20), warga Kampung Terbanggibesar, Kecamatan Terbanggibesar. Barang bukti yang diamankan berupa satu kotak HP merk Vivo Y12 dan uang tunai Rp129.000,” ujarnya.

Kronologis kejadian, kata Made, korban mengendarai motor dari arah Bandarlampung menuju Lambar. “Tidak hafal jalan, korban menelepon keluarganya dan berhenti sejenak di pinggir jalan. Tersangka dan rekannya yang jadi DPO langsung mencabut kunci kontak motor korban. Korban dimintai uang namun tak diberi. Pelaku emosi langsung memukul korban. Korban melawan dengan cara ditangkis. Salah satu pelaku mengambil HP dan uang korban. Lalu kabur bersama temannya,” ungkapnya.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kata Made, tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP. “Tersangka terancam hukuman 12 tahun penjara. Rekan tersangka masih kami kejar,” tegasnya. (sya)

Pos terkait