Beri Motivasi Pengembangan Usaha, Diskoperindag Bina Para IKM 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produk sekaligus memberikan motivasi dalam pengembangan usaha yang digeluti masyarakat, Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Lampung Barat melakukan pembinaan kepada para pelaku usaha Industri Kerajinan Mikro (IKM) di Kecamatan Sukau dan Lumbokseminung. 

Kepala Diskoperindag Ir. Sugeng Raharjo, M.T, menjelaskan kegiatan yang dilaksanakan untuk mendukung pertumbuhan IKM di Lambar.

Bacaan Lainnya


Disamping pembinaan kedepan pihaknya akan memberikan bantuan sarana prasarana pendukung guna menunjang pengembangan produk. 

“Sehingga selain pembinaan atau penyuluhan, kita juga fasilitasi untuk sertifikasi halal bagi produk olahan dan makanan serta akan kita upayakan untuk menyalurkan bantuan peralatan pendukung,” jelasnya. 

Dijelaskannya, kunjungan telah dilaksanakan pada tujuh kelompok IKM yaitu di Kecamatan Sukau pihaknya mengunjungi IKM produksi kue adat, KWT Raflesia produksi produk makanan tomat rasa kurma (torakur), IKM D’Pinang 21 produksi peci pelepah pinang, IKM Hadra Zikir Al Fatih produksi terbangan dan celugam dan IKM among akas, dengan produksi kopi bubuk. 

Selanjutnya di Kecamatan Lumbokseminung pihaknya mengunjungi IKM Sai Betik Usaha yang bergerak di bidang mesin potong kain, peci celugam, KWT Sejahtera Lumbok Timur dengan produk kopi Gunung Seminung.

“Di tahun 2021 ini sudah direncanakan kegiatan bantuan berupa mesin bordir, alat membatik, mesin pemotong kayu (Table Show) dan pemotongan kayu (Chainsaw Mini). Saat ini bantuan tersebut sedang dalam proses,” jelasnya.

Dengan adanya dukungan pembinaan serta upaya penyaluran bantuan sarana pendukung tersebut pihaknya berharap mendorong para pelaku usaha IKM agar terus terutama di tengah pandemi Covid-19 .

“Di era Covid-19 ini banyak sejumlah pelaku usaha yang terdampak, baik dari sisi produksi maupun pemasarannya. Untuk itu melalui kegiatan ini diharapkan ikut mendorong yang sifatnya promosi, sehingga hasil-hasil produk IKM bisa memasuki pasar digital,” harapnya.(edi/mlo)




Pos terkait