Beri Perlakuan Sama, Petugas Puskesmas Layani Kesehatan ODGJ

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Petugas Kesehatan UPT Puskesmas Batubrak, Kabupaten Lampung Barat terus melakukan penanganan terhadap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Harapannya, agar pasien tersebut dapat sembuh dan dapat kembali ditengah-tengah masyarakat seperti penanganan yang dilakukan di wilayah Pemangku Waysuluh, Pekon Balak, Senin (1/3).

“ODGJ memang sulit untuk bisa dikatakan sembuh total. Walaupun dia terlihat sudah bisa berkomunikasi dan beraktivitas, namun dia harus terus diawasi keluarganya untuk rutin meminum obat secara teratur,” ungkap Kepala UPT Puskesmas Batubrak Nezwan S.K.M. 

Bacaan Lainnya

Oleh karena itu, pihaknya terus melakukan pengawasan kepada pasien ODGJ secara rutin dengan melakukan kunjungan ke rumah-rumah pasien untuk mengontrol setiap pasien agar tetap meminum obat. 

“Seperti yang kita lakukan hari ini, salah seorang pasien dibawah pengawasan kami kumat dan mengamuk sehingga merusak beberapa barang, kedatangan tim untuk memberikan obat, dan berpesan kepada keluarga agar sering-sering diajak berkomunikasi, jangan dibiarkan dia melamun karena bisa mendatangkan daya khayal yang membuat stres,” jelasnya.

Selain itu, menurutnya dalam penanganan ODGJ dibutuhkan keterlibatan dari seluruh lapisan masyarakat guna mendukung upaya penanggulangan masalah kesehatan jiwa .

“Penanganan ODGJ memang menjadi tanggungjawab kita bersama, mulai dari masyarakat, petugas medis dan non medis terkait, termasuk pemerintah, sehingga kami pun memiliki program sosialisasi tentang kesehatan jiwa (keswa). Tujuannya adalah mengajak masyarakat dapat memahami bagaimana dan tata cara dalam penanganan terhadap orang yang mengalami gangguan jiwa secara benar dan berkelanjutan,” ucapnya.

Sebab, lanjutnya, stigma buruk terhadap ODGJ seperti perlakuan diskriminatif dan pelanggaran hak asasi manusia dari ODGJ melalui praktek pemasungan, kekerasan fisik dan penelantaran harus dihentikan.

“Jadi sosialisasi ini kami menggandeng masyarakat untuk bekerjasama agar apabila ada OGDJ di lingkungan sekitar dapat segera dilaporkan ke Puskesmas agar mendapat penanganan. Jangan sampai ODGJ tersebut mendapat perlakuan yang buruk apalagi sampai dipasung,” pungkasnya.(edi/mlo)




Pos terkait