Beri Perlindungan Konsumen, Diskoperindag Lambar Tera Ulang Timbangan

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Dikoperindag) Kabupaten Lampung Barat, melakukan tera ulang terhadap timbangan pedagang di pasar di dua kecamatan yakni di Kecamatan Suoh dan Bandarnegeri Suoh (BNS).

Tera ulang tersebut dilakukan sebagai upaya dalam rangka memberikan perlindungan terhadap konsumen dari tindakan oknum pedagang atau penyalur nakal  yang ada di pasar-pasar tradisional yang ada di kabupaten setempat.

Bacaan Lainnya



Kepala Diskoperindag Lambar Yuda Setiawan mengungkapkan, program tera ulang timbangan di pasar tersebut merupakan program yang mulai dilaksanakan tahun ini, dan diawali dengan dilaksanakan di Suoh dan BNS.

”Kegiatan ini dalam rangka memastikan agar konsumen tidak dirugikan karena tidak akuratnya timbangan milik pedagang dan sejauh ini sudah disosialisasikan bahkan pihaknya juga sudah melakukan tera ulang timbangan di dua pasar di dua Kecamatan tersebut,” ungkapnya.

Dikatakannya, tera ulang di dua pasar dengan berbagai jenis timbangan mulai dari timbangan pegas, dacin, dan timbangan duduk sentisimal terhadap 83 pedagang di pasar Pungkalan dan pasar Sukajadi. Tapi, dari hasil yang kita peroleh malah pedagang yang dirugikan karena timbangannya sudah tidak akurat.

“Antusias masyarakat untuk melakukan tera ulang cukup tinggi, dan perlu diketahui pelayanan yang kita berikan tidak dipungut biaya sedikitpun, jadi betul-betul gratis, kecuali kalau perbaikan timbangan itu sudah beda lagi karena yang gratis hanya untuk tera saja,” kata Yudha.

Lanjut dia, pihaknya hanya menggratiskan pelayanan tera ulang. Oleh karena itu masyarakat jangan sampai salah paham atau salah informasi karena ada sebagian pedagang yang minta di dandan timbangannya dan itu di luar tera.

“Untuk meminimalisir kesalahpahaman, jadi masyarakat atau pedagang yang bayar hanya yang melakukan perbaikan timbangan saja. Biayanya pun bervariasi, sesuai dengan tingkat kerusakan. Karena keterbatasan SDM kemarin kita masih minta bantuan dari Provinsi untuk yang melakukan perbaikan,”  pungkasnya. (nop/mlo)



Pos terkait