Berkah dari PKPNU Lambar “Saya Lebih Tahu Denganmu”

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Haflah Akhirus Sanah (HAS) merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan jajaran pengurus Pondok Pesantren Raudlatus Sholihin Kecamatan Airhitam, Kabupaten Lampung Barat.

Acara yang digelar meriah tersebut dilaksanakan di halaman Masjid Al- Ishlah Minggu (4/7) dihadiri Bupati Parosil Mabsus yang diwakili oleh Kabag Kesra Nopiardi, Habib Abdurrahman bin Hasan Al Hadad dari Lampung Utara selaku penceramah, Ketua PCNU Lampung Barat H.M. Danang Harisuseno, S.Ag., MH., beserta jajaran, Ketua Forum Silaturahmi Pondok Pesantren Imam Syafii, S.Pd., Uspika Kecamatan Airhitam, dan para Wali Santri.

Bacaan Lainnya

Dalam laporannya, Ketua Panitia Andi Cahyadi, S.H., M.A., yang juga Camat Airhitam mengatakan bahwa apresiasi secara khusus disampaikan kepada masyarakat yang sangat antusias terhadap acara tersebut. “Saya tahu persis bahwa undangan yang saya tandatangani hanya tiga puluh undangan, tapi melihat kenyataannya masyarakat sangat antusias,” katanya.

Pandemi Covid-19 belum berlalu, bahkan gelombang kedua mulai masuk, untuk itu dihimbau selalu memakai masker dan menjaga kesehatan.

Sementara Pimpinan Ponpes Roudlotus Sholihin KH.Moh.Toha dalam sambutannya mengatakan bahwa Ponpes yang dipimpinnya berdiri sejak tahun 1995, dan sampai saat ini sudah berdiri Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA) dan kedepan direncanakan akan berdiri Perguruan Tinggi. 

Menyikapi kondisi yang saat ini terjadi dengan pandemi Covid-19, Kyai yang merupakan Mursyid Thoriqah Qadiriyah Naqsabandiyah tersebut mengatakan, bahwa menurut Alim Ulama ada dua kewajiban bagi ‘kita’ dalam menyikapi Covid-19 yaitu wajib untuk mengikuti aturan pemerintah, dan wajib mengikuti aturan ulama, untuk menganjurkan selalu berdoa.

“Saya merasa bersyukur karena saya bisa mengikuti acara ini, karena kondisinya kurang sehat, alhamdulillah setelah suntik vitamin dan istirahat yang cukup saya sudah sehat, mudah-mudahan ini merupakan ujian dari Allah SWT,” katanya.

Lebih lanjut Kyai Toha yang juga Mustasyar PCNU tersebut mengatakan bahwa para santri yang ada di pondoknya merupakan generasi penerus perjuangan NU khususnya di Lampung Barat. “Alhamdulillah, setelah saya ikut PKPNU, berkah dari PKPNU saya lebih tahu tentang NU,” ujarnya.

Bupati Lampung Barat yang diwakili Kabag Kesra Nopiardi dalam sambutannya mengatakan bahwa peningkatan korban pandemi Covid-19 di seluruh wilayah cukup tinggi ditambah lagi munculnya varian baru virus tersebut. 

“Saya berharap kepada seluruh masyarakat untuk senantiasa mentaati protokol kesehatan, memakai masker, menjaga jarak, senantiasa cuci tangan dan menjaga kesehatan.Kita sama sama berdoa mudah mudahan, melalui pengajian ini, Covid 19 cepat berlalu dan musnah dari bumi tercinta ini,” ajaknya.

Lebih lanjut Nopiardi mengatakan bahwa terkait dengan pembangunan di Lampung Barat, pemerintah berusaha untuk mensejahterakan masyarakatnya. “Banyak program yang telah digelontorkan oleh pemerintah, misalnya dalam bidang keagamaan, bantuan terhadap guru ngaji, imam masjid, marbot, bantuan rumah ibadah. Dalam bidang pendidikan ada bantuan beasiswa untuk anak anak Lampung Barat yang diterima di Fakultas Kedokteran Negeri. Bantuan seragam gratis dan banyak lagi program lainnya,” jelas dia.

Acara yang merupakan agenda rutin tersebut ditutup dengan tausiyah dan doa oleh Habib Abdurrahman bin Husen Al Hadad dari Kabupaten Lampung Utara.(r1n/mlo)


Pos terkait