Besok, Disdikbud Gelar Pagelaran dan Pentas Seni Budaya GSMS

  • Whatsapp
Kabid Kebudayaan Disdikbud Lambar Riadi Andrianto, S.H

Medialampung.co.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lambar, besok, Jumat-Sabtu (8-9/10) akan menggelar pagelaran dan pentas seni budaya gerakan seniman masuk sekolah (GSMS) tahun 2021 di Gedung Olahraga (GOR) Aji Saka Kawasan Sekuting Terpadu Kecamatan Balikbukit.

Acara tersebut akan dihadiri Bupati Lambar Hi. Parosil Mabsus, Wakil Bupati Drs. Mad Hasnurin, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Lembaga Masyarakat Adat Lampung (LMAL), kepala OPD, kepala sekolah , guru, sanggar seni, seniman, serta undangan lainnya. 

Bacaan Lainnya

“Kegiatan pagelaran dan pentas seni ini akan dibuka oleh bapak bupati,” ungkap Kabid Kebudayaan Riyadi Andrianto, S.H mendampingi Kepala Disdikbud Bulki, S.Pd, M.M, Kamis (7/10). 

Ia mengungkapkan, pada acara pentas seni budaya GSGM tersebut akan ditampilkan 30 karya seniman serta ada juga penampilan pendukung lainnya yaitu kolaborasi seniman tari dan kunjungan penampilan dari Kabupaten Sanggar Duagha dari Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan Provinsi Sumatera Selatan. Selain itu ada juga pameran buku, lukisan dan kriya, panjat pinang serta bazar UMKM.

“Peserta pentas seni budaya GSGM ini merupakan siswa siswi yang berasal dari 30 sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) di Kabupaten Lambar,” ungkap Riyadi.

Menurut Riyadi, tujuan digelar pagelaran dan pentas seni, sebagai bentuk apresiasi terhadap para pelaku dan peserta didik juga pihak sekolah yang telah melakukan pembelajaran sesuai dengan pedoman GSMS.

Tujuan lainnya menjadi media para pelajar untuk berperan dan berkunjung di event-event kebudayaan, agar timbul minat berkesenian yang pada akhirnya akan memperkaya karakter dan budi pekerti yang baik.

“Selain itu, tujuan digelarnya pagelaran dan pentas seni ini untuk terciptanya image yang positif terhadap usaha Pemajuan Kebudayaan dengan menerapkan adaptasi kebiasaan baru sesuai dengan prokes dan mewujudkan Lampung Barat sebagai Kabupaten Budaya,” ucapnya

Ia menjelaskan, tahun ini ada 30 sekolah di Kabupaten Lambar yang mendapatkan program GSMS, yaitu SDN Way Ngison (Batu Ketulis), SDN 2 Bakhu (Batu Ketulis), SDN Kubu Liku Jaya (Batu Ketulis), SDN 1 Cipta Mulya (Kebun Tebu), SDN Canggu (Batu Brak), SDN Kegeringan (Batu Brak), SDN 1 Gunung Terang ( Air Hitam), SDN Semarang Jaya (Air Hitam), SDN 3 Padang Cahya (Balik Bukit), SDN 1 Gunung Sugih (Balik Bukit), SDN 1 Padang Cahya (Balik Bukit), SDN Sedampah Indah (Balik Bukit), SDN 1 Sukarami (Balik Bukit), SDN 1 Karang Agung (Way Tenong), SDN 2 Fajar Bulan (Way Tenong), SDN 1 Pampangan (Sekincau), SDN 2 Sukapura (Sumber Jaya) serta SDN 1 Sindang Pagar (Sumber Jaya). 

Kemudian, SMPN 1 Way Tenong, SMPN 1 Sekincau, SMPN 2 Sekincau,. SMPN 3 Liwa, SMPN 1 Batu Ketulis, SMPN 3 Bandar Negeri Suoh dan SMPN 1 Bandar Negeri Suoh. Kemudian, untuk tingkat SMA/SMK yaitu SMAN 1 Sumberjaya, SMAN 1 Waytenong, SMAN 1 Liwa, SMAN 2 Liwa dan SMKN 1 Liwa. 

“Program GSMS ini merupakan program Direktorat Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia,” tutupnya. (lus/mlo)


Pos terkait