Besok, Musrenbang Tingkat Kecamatan Digelar 

  • Whatsapp
Kepala Bappeda Lambar Agustanto Basmar, S.P, M.Si

Medialampung.co.id – Kegiatan musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan di Kabupaten Lambar tahun 2021 mulai digelar besok, Rabu (24/2).

“Semula kegiatan Musrenbang tingkat kecamatan akan dilaksanakan dua hari namun ada perubahan menjadi tiga hari yaitu Rabu-Jumat (24-26/2). Kegiatan musrenbang ini akan dihadiri bupati dan wakil bupati, serta sejumlah perangkat daerah,” ungkap Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Agustanto Basmar, S.P, M.Si di Ruang Kerjanya, Selasa (23/2).

Bacaan Lainnya

Ia menjelaskan, sesuai dengan jadwal untuk hari pertama, Rabu (24/2) kegiatan Musrenbang akan dilaksanakan di tujuh kecamatan yaitu Kecamatan Waytenong (Pekon Padangtambak), Kecamatan Sekincau (Taman Wisata Alam Segar Pekon Giham Sukamaju), Kecamatan Airhitam (Halaman Balai Pekon Sinarjaya), Kecamatan Kebuntebu (Halaman kantor kecamatan), Kecamatan Pagardewa (Pekon Margajaya), Kecamatan Sumberjaya (BUMDes Tirta Jaya Pekon Sukajaya), serta Kecamatan Batuketulis (Pekon Argomulyo).

Kemudian, hari kedua kegiatan musrenbang akan dilaksanakan di tujuh kecamatan, yakni Kecamatan Bandarnegeri Suoh (Pekon Tanjungsari), Kecamatan Lumbokseminung (Pekon Sukabanjar), Kecamatan Balikbukit (Lapangan Pekon Padangdalom) dan Kecamatan Belalau (depan Balai Pekon Bumiagung), Pekon Suoh (Pekon Sukamarga), Kecamatan Batubrak (Halaman Aula Kecamatan), serta Kecamatan Sukau (Pekon Bumijaya). Sedangkan untuk hari ketiga, Jumat (26/2) pelaksanaan Musrenbang akan dipusatkan di Kecamatan Gedungsurian. 

“Jadi ada tujuh tim dari Pemkab Lambar yang akan turun langsung mengikuti kegiatan Musrenbang tingkat kecamatan ini,” imbuhnya.

Mengingat saat ini kondisi pandemic Covid-19, lanjut Agustanto, maka untuk peserta Musrenbang menyesuaikan yaitu 50 persen dari kapasitas tarif/tenda dilaksanakan di tempat terbuka (bukan dalam gedung) dan tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan mematuhi 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan), menyediakan tempat cuci tangan serta melibatkan tim paramedis Puskesmas setempat untuk mengukur suhu tubuh seluruh peserta Musrenbang. Selain itu, pada pelaksanaan Musrenbang tidak diperkenankan menyediakan makanan dan minuman berbahan kemasan plastic (Eco Office)

Kata dia, Musrenbang kecamatan dilaksanakan dengan prinsip pada partisipatif, demokratis dan transparansi dalam suasana yang kondusif serta melibatkan anggota DPRD sesuai dengan daerah pemilihan (dapil) , utusan pekon, tokoh masyarakat tingkat kecamatan, organisasi masyarakat tingkat kecamatan, pendamping PKH, TKPK, Forum Anak Tingkat Kecamatan dan Pekon serta Pendamping Dana Desa.

“Kita berharap pelaksanaan Musrenbang tingkat kecamatan berjalan lancar,” harapnya. (lus/mlo)




Pos terkait