Besok, PTM Terbatas di Sekolah Kembali Dilaksanakan

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), kembali melayangkan surat edaran kepada Pengawas Sekolah, serta kepala satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) se-Kabupaten Pesbar, perihal Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 di Kabupaten setempat.

Kabid Dikdas, PAUD, dan PNFI, Erik Putra AR, S.Pd., mendampingi Plt.Kadisdikbud Pesbar, Sudibyo, S.E., mengatakan bahwa KBM PPKM level 3 di Kabupaten Pesbar pada satuan PAUD/KB/TK, SD/SMP, dan PKBM dapat dilaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas dengan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 yang ketat.

Bacaan Lainnya

“Hal tersebut juga berdasarkan instruksi Gubernur Lampung No.15/2021 tanggal 10 Agustus 2021 tentang perpanjangan PPKM pada kriteria level 3 serta mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 di tingkat Desa dan Kelurahan untuk pengendalian penyebaran Covid-19 di Provinsi Lampung,” katanya, Minggu (15/8).

Sehingga, kata dia, SD, SMP, dan PKBM dapat melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di sekolah maksimal 50 persen dan satuan PAUD maksimal 33 persen. Untuk pelaksanaan PTM terbatas di sekolah itu dimulai pada Senin (16/8) besok. Sementara itu, bagi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) berlaku aturan Work From Home (WFH) 75 persen dan Work From Office (WFO) 25 persen dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.

“Kita berharap pengawas sekolah agar dapat memaksimalkan pengawasan dan memberikan laporan rutin tentang KBM sesuai dengan wilayah binaan masing-masing melalui koordinator pengawas sekolah,” jelasnya.

Dijelaskannya, dalam pelaksanaan PTM terbatas di sekolah yang akan di mulai besok juga tentunya tetap mendapat pengawasan dari Disdikbud Pesbar. Dengan begitu mudah-mudahan pelaksanaannya tidak terkendala, mengingat situasi pandemi Covid-19 saat ini masih belum berakhir. Karena itu, peran dari para orangtua maupun wali murid juga sangat diharapkan dalam memperhatikan anak-anaknya.

“Kita semua harus berperan aktif dan ikut melakukan pengawasan, sehingga kegiatan PTM terbatas bisa berjalan maksimal, dan juga tidak terjadi adanya klaster baru penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah,” pungkasnya. (yan/d1n/mlo)


Pos terkait