Besok, Vaksinasi Covid-19 di Lambar Dimulai

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Vaksinasi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) gelombang pertama tahap I di Kabupaten Lampung Barat akan dimulai, Senin (1/2).

Vaksinasi tersebut akan diawali oleh sepuluh orang pejabat esensial yang akan dipusatkan di Puskesmas Liwa. 

Bacaan Lainnya

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Lambar Bidang Komunikasi Publik Erna Yanti, S.Farm, Apt, MPH., mendampingi Kadiskes Lambar Paijo, SKM, M.Kes., mengungkapkan, untuk vaksin sinovac secara keseluruhan telah didistribusikan ke seluruh puskesmas, dengan sasaran dan target pertama Vaksinasi sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Kementerian Kesehatan (Kemenkes). 

“Untuk vaksin di seluruh puskesmas sudah kami salurkan pada hari Sabtu (30/1), namun untuk pelaksanaanya akan diawali oleh sepuluh orang pejabat esensial terlebih dahulu di Puskesmas Liwa besok,” ungkap Erna Minggu (31/1). 

Dijelaskan, sepuluh orang pejabat esensial tersebut yakni Bupati Lambar Hi. Parosil Mabsus, Dandim 0422 Letkol CZI Benni Setiawan, Kapolres AKBP Rachmat Tri Haryadi, Ketua Pengadilan Negeri Yuli Artha Pujayotama, Ketua Pengadilan Agama Nurbaeti, Kajari Liwa Riyadi, Sekda Akmal Abdul Nasir, Ketua MUI Jafar Sodiq dan Ketua FKUB Abdul Rosid.

“Setelah pelaksanaan vaksinasi terhadap bupati dan Forkopimda, langsung dilakukan vaksinasi serentak di seluruh Puskesmas yang ada di Lampung Barat, dengan sasaran untuk vaksinasi tahap pertama yakni 1.205 orang tenaga kesehatan dan 1.220 orang Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK), ” kata dia. 

Menurutnya, seluruh tenaga kesehatan dan SDMK yang ada di Lambar tidak ada yang menolak untuk di vaksin, mudah-mudahan kegiatan untuk meningkatkan kekebalan tubuh dari serangan Covid-19 akan berjalan lancar dan sukses. 

“Tahapan sebelum diberikan vaksin diawali dengan wawancara tentang riwayat penyakit, pengecekan tensi darah, pengecekan suhu badan. Vaksinator akan menjalankan semua tahapan sebelum melakukan penyuntikan vaksin, karena yang boleh menerima apabila suhu badan dan tensi darah normal, serta tidak menderita penyakit mempunyai resiko tinggi, diantaranya, penderita alergi berat, pernah terpapar virus Covid-19, ibu menyusui/hamil, menderita HIV/AIDS, menderita penyakit jantung, ginjal, kanker serta beberapa penderita penyakit lain,” pungkasnya. (nop/mlo)


Pos terkait