Bhabinkamtibmas Polres Waykanan Bagikan Souvenir dan Masker di Pasar Blambangan Umpu

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Banyak jalan menuju Roma, banyak cara untuk mensukseskan program dan meningkatkan kinerja, itu pula yang dilakukan oleh BRIPKA Hadi Kesuma, SH., Bhabinkamtibmas Kelurahan Blambangan Umpu dan Kampung Lembasung Kecamatan Blambangan Umpu Waykanan, yang memancing disiplin warganya untuk memakai masker double dengan memberikan mug souvenir bagi warga yang taat prokes dan memberikan masker bagi pelanggar prokes di pasar km 2 Blambangan Umpu, Minggu (2/10). 

“Selama ini kan bersama dengan kawan-kawan dari Polres kami telah melakukan edukasi sekaligus operasi penerapan protokoler kesehatan di pasar-pasar tradisional yang ada di Waykanan namun masih saja kerap kita temui Banyak masyarakat yang tetap melanggar dengan berbagai alasan oleh karena itu saya coba buat inovasi dengan memberikan hadiah berupa souvenir kepada warga yang saya temui melakukan aktivitasnya di pasar Km 2 Blambangan Umpu, dengan tetap prokes sebagai bentuk penghargaan kami atas kepatuhannya menjalankan prokes, dan untuk yang melanggar saya berikan sanksi push up,” tegas BRIPKA Hadi Kesuma. 

Bacaan Lainnya

Lebih jauh Hadikesuma menerangkan kalau tugasnya selaku Bhabinkamtibmas di ibukota Kabupaten Waykanan itu memang butuh kesabaran terutama saat melakukan penertiban protokol kesehatan di pasar Pemda KM 2 Blambangan Umpu karena para pedagang yang beraktivitas di pasar tersebut hampir sebagian besar dari luar blambanganumpu dan bahkan dari luar Waykanan sehingga sangat sulit untuk ditertibkan, untuk itulah ia melakukan inovasi berupa pembagian souvenir bagi pedagang maupun pengunjung yang menggunakan masker double. 

“Pemakaian masker itukan sudah menjadi kewajiban bagi kita semua, bukan untuk orang lain tetapi untuk kesehatan kita pribadi kita, keluarga dan yang juga bermanfaat untuk orang lain, jadi saya juga kerap merasa heran kalau melihat warga yang masih bandel.tidak menggunakan masker,” imbuhnya. 

Dalam pada itu. Pemkab Waykanan khususnya Tim Gugus Tugas memang harus memberikan perhatian lebih pada aktivitas pasar tradisional di KM 2 Blambangan Umpu karena pasar satu-satunya di ibukota Waykanan tersebut bisa saja dapat menjadi Cluster baru Covid-19. Karena para pedagangnya yang banyak berasal dari luar daerah tersebut suka membandel dan tidak mematuhi prokes, padahal paling sering ditertibkan petugas. Namun sayangnya setelah petugas pergi pedagang pedagang tersebut kembali membuka masker dengan alasan panas dan sesak.(sah/mlo)


Pos terkait