Biaya Pembelian Seragam Madrasah Dikeluhkan Orangtua Calon Siswa

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id – Adanya biaya pembelian seragam yang dibebankan pihak madrasah bagi para calon siswa baru di Kabupaten Waykanan dikeluhkan sebagian wali murid. 

Pasalnya biaya yang dibebankan pihak sekolah senilai hampir Rp500.000 per siswa tersebut dirasa cukup memberatkan.

Bacaan Lainnya

Joko, salah satu warga Umpu Bhakti Kecamatan Blambangan Umpu mengaku keberatan dengan besaran biaya tersebut, terlebih setelah ia berencana memasukkan kedua anak kembarnya ke MIN 1 blambangan Umpu.

Wong pakainya saja sampai Rp490.000 untuk seragam batik dan pakaian olahraga diluar seragam dan perlengkapan sekolah lain, ini sangat berat, dan kalaupun uang tersebut belum dibayar maka seragam sekolah itu tidak akan diberikan,” ujar Joko.

Di lain pihak, Kepala sekolah MIN 1 Blambangan Umpu Nasihin, membenarkan bila pihak MIN 1 Blambangan Umpu membebankan biaya pengadaan pakaian seragam batik dan pakaian olahraga kepada orang tua murid.

“Benar, seragam itu yang mengadakan pihak sekolah dan kalau belum lunas maka pakaian seragam itu belum diberikan,” ujar Nasihin.(wk1/mlo)




Pos terkait