Biaya Pemulasaran Hingga Pemakaman Satu Jenazah Pasien Covid-19 Rp13 Jutaan 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pemkab Lampung Barat menghabiskan anggaran sekitar Rp13 juta  untuk biaya pemulasaran hingga pemakaman secara protokol kesehatan (Prokes) jenazah pasien terkonfirmasi maupun suspect Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). 

Biaya tersebut, selain untuk insentif petugas juga untuk pengadaan peti jenazah, gali kubur, hingga pembelian Alat Pelindung Diri (APD) yang digunakan petugas pada saat prosesi pemulasaran hingga pemakaman. 

Bacaan Lainnya

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lambar Abdullah Kodri merincikan, untuk biaya pemulasaran yang melibatkan rohaniawan dengan jumlah paling banyak lima orang diberikan insentif sebesar Rp500 ribu per-orang. 

“Selanjutnya untuk biaya pemakaman itu sebesar Rp500 ribu per-orang petugas dan paling banyak sebanyak 10 orang petugas, sehingga biaya untuk pemakaman satu pasien Covid-19 saja itu Rp5.000.000,” ungkap Abdullah Kodri mendampingi Kepala BPBD Lambar Maidar. 

Selanjutnya, untuk biaya gali kubur itu disiapkan sebesar Rp500 ribu untuk satu liang, dan sejauh ini banyak yang dilakukan secara sukarela oleh pihak keluarga dan tidak diklaim. 

“Terkait dengan pengadaan peti jenazah awalnya disiapkan anggaran Rp3,5 juta untuk satu peti namun pada kenyataannya harga peti hanya Rp2,5 juta, dan untuk pemesanannya dilakukan di Bandarlampung, dan untuk saat ini pemesanan dilakukan dengan memberdayakan para pemilik usaha furniture lokal dan itu sudah kami koordinasikan juga kepada pihak rumah sakit,” kata dia. 

Selanjutnya, terkait masalah APD diperlukan sebanyak 15 APD untuk pemulasaran dan pemakaman dengan biaya satu APD sekitar Rp150.000,-  kemudian untuk biaya ambulance khusus untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) sebesar Rp250.000,- untuk satu kali pemberangkatan. 

“Untuk insentif dari driver ambulance yang membawa jenazah itu masuk dalam insentif biaya pemulasaran,” bebernya. (nop/mlo)


Pos terkait