Bisa Dicontoh, Pajaragung Salurkan Puluhan Juta untuk Produktivitas Usaha KWT 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pemerintah Pekon Pajaragung, Kecamatan Belalau, Kabupaten Lampung Barat menyerahkan bantuan tunai sebesar Rp30 Juta kepada tiga Kelompok Wanita Tani (KWT) di pekon setempat, Jum’at (20/8).

Bantuan itu diserahkan oleh Pj Peratin Pajaragung Sapit Alpian, S.H, bersamaan dengan penyerahan bantuan peralatan pengajian atau kesenian marawis kepada kelompok pengajian yang juga bersumber anggaran dana desa tahun 2021.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan itu, Sapit Alpian, S.H, mengatakan peningkatan kesejahteraan kelompok wanita tani  turut menjadi fokus pemerintahan pekon setempat. Untuk itu, melalui dana desa tahun 2021 pihaknya menganggarkan bantuan modal untuk menunjang kegiatan usaha KWT yang muaranya dapat meningkatkan kesejahteraan kelompok dan masyarakat Pekon Pajaragung. 

“Bantuan ini diterima oleh tiga KWT yaitu KWT Sehati, KWT Melati Putih serta KWT Megah Lestari. Masing –masing kelompok menerima bantuan modal sebesar Rp10 Juta,”terang Sapit.  

Dengan bantuan itu, pihaknya berharap kegiatan usaha yang digeluti oleh KWT tersebut mulai dari bidang produksi kopi bubuk, bidang tanaman palawija hingga aneka makanan ringan tersebut semakin produktif dan maju sehingga membawa kesejahteraan minimal bagi anggota kelompok. 

“Semoga bantuan pemberdayaan masyarakat ini terus berkembang sehingga akan lebih banyak masyarakat yang terbantu untuk aktif dan produktif,” harapnya. 

Lebih lanjut ia menjelaskan, terkait bantuan peralatan marawis. Menurutnya, program pembangunan bukan hanya tentang peningkatan infrastruktur, akan tetapi misi pembangunan juga tentang pemberdayaan salah satunya untuk mendukung kelestarian kesenian dan keagamaan sebagai warisan leluhur.

“Alat marawis ini bermakna seni dan agama, dan merupakan ciri khas suatu daerah yang harus kita budayakan, sehingga jika tidak dilestarikan dan tidak dijaga, maka perlahan akan tergerus oleh zaman. Dan upaya nyata yang kami lakukan adalah dengan mendukung kelestariannya dengan melengkapi sejumlah peralatan pendukung,” jelasnya.

Sebab, kata dia, sama halnya dengan budaya, kata setiap suku mempunyai budaya masing-masing yang harus dijaga dan dilestarikan. Sehingga dirinya berharap penyerahan bantuan alat seni ini dapat semakin melestarikan kesenian, khususnya di Pekon Pajaragung.

“Kami juga berharap melalui bantuan peralatan seni ini juga bisa kembali membangkitkan rasa cinta masyarakat terhadap kesenian sekaligus menumbuhkan kesadaran kita semua untuk tetap menjaga dan melestarikannya,” imbuhnya.(edi/mlo)


Pos terkait