BNN Lamtim Gelar Workshop Bersama Media

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Media diharapkan ikut berperan dalam Program Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Hal itu terungkap dalam workshop penguatan kapasitas pada insan media untuk mendukung kota tanggap ancaman narkoba (Kotan) yang digelar Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Lampung Timur, Rabu (17/11).

Bacaan Lainnya

Penyuluh Narkoba ahli muda BNN Provinsi Lampung Edy Marjoni menjelaskan, program Kotan akan dilaunching pada tahun 2022 . Itu merupakan program BNN RI untuk memutus rantai penyebaran atau peredaran gelap narkotika yang ada di wilayah masing-masing.

“Workshop ini dilaksanakan untuk menyatukan persepsi dan memperkuat hubungan dan komitmen antara BNN sebagai sektor dan media sebagai penyebar informasi tentang P4GN,” jelas Edy Marjoni melalui workshop yang juga menghadirkan Sekretaris Badan Kesbangpol Lamtim Rivian Hadi, Kabid Kominfo Meila Madia Chandra dan personil Sat Narkoba Polres Lamtim Bripka Indra Solihin selaku narasumber dalam workshop tersebut.

Sementara itu Kasi P4GN BNN Lampung Timur Johan Ibrahim mengatakan BNN tidak henti-hentinya memberikan sosialisasi tentang bahaya narkoba di semua lini.

“Hal ini terus kami lakukan sebagai upaya menciptakan lingkungan yang bersih dari bahaya penyalahgunaan narkoba,” kata Johan.

Kesempatan yang sama Rivian Hadi menyatakan, permasalahan pemberantasan narkoba perlu dukungan sumber daya manusia dan anggaran. Selain itu, dibutuhkan partisipasi dari seluruh komponen masyarakat serta media.

“Media perlu menginformasikan tentang bahaya dan upaya pencegahan narkoba,” harap Rivian Hadi yang akrab disapa Cepi. (wid/mlo)

Pos terkait