Bobol Kotak Amal Masjid Besar At-Taqwa, Pelaku Pulang dengan Tangan Hampa

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Para Pengurus dan Marbot Masjid di Waykanan harus lebih waspada di masa pandemi, karena saat ini Masjid bukan hanya menjadi target operasi Virus Corona, agar jamaahnya semakin sedikit, tapi juga sudah menjadi incaran pelaku pencurian seperti yang terjadi di Masjid Besar At-Taqwa. 

Pelakunya dua orang, seorang pria dan seorang lagi wanita, keduanya berpura-pura shalat, tapi ternyata keduanya malah membongkar Kotak Amal Masjid tersebut, untungnya ternyata pengurus Masjid masih lebih pintar karena uang yang ada dalam kotak amal tersebut selalu diamankan setiap hari.

Bacaan Lainnya

“Masjid Besar At-Taqwa ini merupakan Masjid tertua di Blambangan Umpu. Dan sejak dulu memang tidak pernah terkunci karena selalu aman, walaupun demikian kami tetap jaga-jaga dengan memasang CCTV di 4 titik, sehingga aktivitas apapun di Masjid ini akan terekam dengan jelas, demikian pula dengan pencuri yang berniat menggasak uang yang ada dalam kotak amal masjid dengan merusaknya, kami dapat merekamnya dari awal masuk lalu mereka membawa kotak amal ke kamar mandi untuk dicongkel hingga kepergian mereka dengan muka kecut karena tidak mendapatkan apa-apa selain merusak kunci kotak amal,” ujar Hi. Akhmad Basri, S.Pd., MM., Pengurus Masjid Besar At-Taqwa Blambangan umpu. 

Masih menurut Hi. Akhmad Basri, peristiwa pencongkelan kotak infaq masjid itu diperkirakan terjadi pada Kamis (20/5) pukul 13.00 WIB saat suasana Masjid sepi, dan diketahui saat menjelang sholat Ashar pada pukul 15.00 WIB karena ada yang melihat kunci kotak amal yang sudah rusak, sehingga akhirnya pengurus membuka CCTV.

“Kami tidak melaporkan kejadian ini ke Polisi karena kerugian hanya kunci kotak amal yang rusak akan tetapi poto keduanya kami sebar di grup Whatsapp, agar masjid lain lebih hati-hati, dan menyimpan secara rutin uang yang ada dalam kotak amal agar tidak diambil pencuri, dan untuk kedua pelaku kami minta bertobat sesegera mungkin sebelum tertangkap massa,” tegas Hi Akhmad Basri.

Terpisah, Dedi Tornando, warga Kampung Negeri Baru Kecamatan Umpu Semenguk dan Indra Antariksawan warga Kotabaru OKU Timur menyatakan bahwa sore itu Masjid yang berada di Km 10 Kampung Negeri Baru mengalami hal yang sama, namun tidak diketahui berapa kerugian masjid atas peristiwa tersebut.

“Kami juga di masjid Km 10 Negeri baru tadi sore juga heboh, karena kotak amal juga dibongkar Orang tidak dikenal,” ujar Dedi Sementara Indra Antariksawan menerangkan motor yang digunakan kedua pelaku pembobolan kotak amal di Masjid Taqwa Blambangan Umpu mirip dengan pembobol Kotak amal di Kotabaru Martapura OKU Timur pada Rabu (19/5) yang lalu.(*/mlo)


Pos terkait