Bobol Warung, Seorang Pemuda Pengangguran Diamankan

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Unit reserse kriminal (Reskrim) Polsek Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) berhasil menangkap pelaku pencurian dengan pemberatan, sekitar pukul 15.00 WIB, Jumat (29/5).

Kapolsek Pesisir Selatan, Iptu Sutaryo mendampingi Kapolres Lampung Barat (Lambar) AKBP Rachmat Tri Hariyadi, S.Ik, M.H., mengatakan bahwa penangkapan pelaku atas nama Nadori (22) seorang pemuda pengangguran, warga Pekon Pasar Pulau Pisang Kecamatan Pulau Pisang, Kabupaten Pesbar itu berdasarkan LP/86/V/2020/POLDA LAMPUNG/RES LAMBAR/SEK PESEL, tanggal 28 Mei 2020, dengan pelapor atau korban yakni Nur Yeni (50) warga Pekon Biha, Kecamatan Pesisir Selatan.

Bacaan Lainnya



Sementara itu, aksi pencurian yang dilakukan pelaku tersebut bermula pada Sabtu (23/5) sekitar pukul 04.00 WIB, korban melihat lampu depan warung miliknya itu sudah dalam keadaan tidak menyala, saat itu juga korban melihat dinding belakang warung sudah dalam keadaan terbuka (rusak).

“Kemudian korban masuk ke dalam warung dan langsung melihat CCTV, namun CCTV yang ada di dalam warung tersebut sudah tertutup plastik warna hitam,” katanya.

Lanjutnya, karena curiga korban selanjutnya mengecek seluruh barang-barang yang ada di dalam warung, termasuk satu buah tas warna merah serta rokok merk Sampoerna Mild sebanyak tiga press, uang tunai di dalam laci meja warung, serta uang didalam kotak amal semuanya sudah raib digondol pencuri.

“Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp30 juta lebih,” jelasnya.

Sejumlah barang bukti yang turut diamankan dari tangan pelaku – Foto Dok Polsek Pesisir Selatan/mlo

Dijelaskannya, setelah mendapat laporan adanya aksi pencurian itu, jajaran unit reskrim Polsek setempat langsung melakukan penyelidikan dan pada Jumat (29/5) sekitar pukul 15.00 WIB, petugas mendapat informasi bahwa pelaku sedang berada di SPBU Lintik Kecamatan Krui Selatan.

“Saat itu juga jajaran unit reskrim langsung melakukan pengejaran dan berhasil menangkap pelaku yang memang sedang berada di SPBU tersebut,” ungkapnya.

Sedangkan barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan pelaku yakni satu unit sepeda motor Suzuki Satria FU nopol A 4345 XF termasuk STNK dan BPKB motor tersebut, kemudian satu buah dompet warna hitam, satu buah tas warna orange, satu unit HP VIVO type Y30 warna hitam dan uang sebanyak Rp1.080.000,-.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara.

“Pelaku beserta barang bukti saat ini masih diamankan di Polsek setempat untuk pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya.(yan/mlo)



Pos terkait