Bobrok Karena Kurang Pengawasan?

  • Whatsapp
Dreinase ADD yang sebelumnya rusak telah ditambal

Medialampung.co.id – Dugaan lain penyebab terjadinya kerusakan pada pembanguan drainase, Anggaran Dana Desa (ADD), di Pemangku Purworejo, Pekon Tambakjaya, Kecamatan Waytenong, Kabupaten Lampung Barat (Lambar), danpak dari kurangnya pengawasan.

Anggota DPRD Lambar Daerah Pilih (Dapil) III, meliputi Kecamatan Waytenong, Sekincau dan Pagardewa Sarjono menyebutkan, sebagai bentuk perhatiannya selaku anggota DPRD, dirinya melakukan peninjauan langsung ke lokasi.

Bacaan Lainnya



Dari pantauannya di lokasi, yang nampak terjadi pada proyek fisik ADD itu yakni kurang rapinya hasil pembangunan, serta memang ada ditemukan keretakan di lantai drainase yang juga diperkirakan karena faktor air.

“Saya pantau di lokasi dinding drainase yang terbangun walaupun tidak terlalu tebal namun semen cor, hanya saja hasilnya memang kurang rapi dan ada yang retak-retak, Perkiraan saya saat pengerjaan kurangnya pengawasan,” ungkapnya.

Pihaknya juga mendukung jika Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pekon (DPMP) Lambar melakukan crosschek ke lokasi, yang bertujuan jika memang ada titik yang perlu diperbaiki maka masih bisa dilakukan perbaikan.

“Jika memang ada yang tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya, namun untuk perbaikan tidak memungkinkan lagi sebaiknya dipersentase saja berapa kerugian untuk dikembalikan ke kas negara. Karena dalam konteks itu kewenangan ada ditangan dinas istansi terkait sepertihalnya DPMP. Saya juga sudah berkoordinasi dengan peratin. Dan beliau menyerahkan sepenuhnya pada pemerintah,” ungkapnya.(ius/mlo)



Pos terkait