BPBD Pesbar Awasi Lima Titik Lokasi Pantai

  • Whatsapp

Medialampung.co.id Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), sejak Senin (23/12) kemarin, mendirikan posko pengamanan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terhadap pengunjung di kawasan wisata pantai Labuhan Jukung Kecamatan Pesisir Tengah selama libur Natal dan tahun baru.

Kepala BPBD Pesbar, Syaifullah, S.Pi., mengatakan, pengamanan dan pengawasan yang dilakukan BPBD Pesbar itu melibatkan sekitar 30 personel dari Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Tim Siaga Bencana Pekon (TSBP), hal itu tidak hanya dilakukan di pantai Labuhan Jukung, melainkan kawasan pantai lainnya yang kerap ramai dikunjungi warga hari libur seperti libur Natal hingga Tahun Baru 2020 mendatang.

Bacaan Lainnya



“Seluruhnya ada lima titik kawasan wisata pantai yang kita siagakan petugas untuk melakukan pengawasan hingga 3 Januari 2020 mendatang,” katanya, Rabu (25/12).

Dikatakannya, selain pantai Labuhan Jukung pengawasan dan pengamanan juga dilaksankana di pantai Tebakak Kecamatan Karyapenggawa, wisata pantai di Kecamatan Pulau Pisang, pantai Kota Jawa Kecamatan Bangkunat dan pantai Tanjung Setia Kecamatan Pesisir Selatan. Lima titik lokasi pantai itu diprediksi akan dipadati pengunjung terutama saat pergantian malam tahun baru 2020 hingga siang hari.

“Untuk posko BPBD kita hanya pusatkan di Labuhan Jukung saja, sedangkan di titik wisata lainnya difokuskan pada pengawasan bagi para pengunjung pantai,” jelasnya.

Masih kata Syaifullah, dalam pengamanan pengunjung wisata itu, BPBD telah menyiapkan berbagai perlengkapan pendukung seperti perahu karet, pelampung dan peralatan pendukung lainnya. Sehingga jika terjadi musibah seperti pengunjung pantai yang tenggelam dapat langsung dievakuasi. Dirinya berharap selama libur Natal dan Tahun Baru di kawasan wisata Pesbar tidak ada pengunjung yang tenggelam.

“Kita juga terus minta personel BPBD Pesbar memberikan sosialisasi dan mengimbau pengunjung pantai agar tidak berenang di laut untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)



Pos terkait