BPBD Pesbar Sisir Daerah Terdampak Gelombang Tinggi

  • Whatsapp
Foto Yogi

Medialampung.co.id – Badan Penanggulangan bencana daerah (BPBD), Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), melakukan penyisiran daerah terdampak gelombang tinggi di wilayah Kecamatan Pesisir Utara dan Kecamatan Lemong, hal itu sebagai upaya dalam memberikan penanganan pada daerah terdampak gelombang tinggi. 

Kepala BPBD Pesbar Syaifullah, S. Pi., mengatakan dalam melakukan penyisiran tersebut, pihaknya melibatkan tim reaksi cepat (TRC) BPBD Pesbar agar penanganan dapat dilaksanakan dengan maksimal.

Bacaan Lainnya



” Penyisiran tersebut kita melibatkan 10 orang petugas, dengan begitu penanggulangan daerah yang terdampak gelombang tinggi bisa dilakukan dengan cepat dan maksimal,” kata dia. 

Dijelaskannya, dalam penyisiran tersebut petugas meninjau langsung titik-titik yang terdampak gelombang tinggi, mulai dari Pekon Batu Raja hingga Pekon Negeri Ratu di Kecamatan  Pesisir Utara, dimana terdapat sejumlah pekon yang terdampak gelombang tinggi itu.

” Penyisiran kita mulai dari Pekon Baturaja dimana gelombang tinggi sampai naik ke badan jalan, tidak ada kerusakan disana, kemudian kita lanjut ke Pekon Kota Karang petugas menemukan ada tiga rumah yang mengalami kerusakan, sedangkan disejumlah pekon lainnya, seperti Pekon Waynarta, Kerbang Dalam dan Pekon Negeri Ratu mengalami abrasi pantai,” jelasnya.

Lanjutnya, selesai melakukan penyisiran dan pendataan di wilayah Kecamatan Pesisir Utara, petugas TRC melanjutkan penyisiran di wilayah Kecamatan Lemong dan ditemukan abrasi pantai cukup parah bahkan mulai mengancam rumah-rumah warga di Pekon Penengahan. 

” Pekon yang mulai terancam terutama yang mengalami abrasi pantai langsung kita berikan penanganan sementara dengan melakukan pemasangan talud menggunakan karung yang berisi pasir,” terangnya. 

Pihaknya mengimbau agar masyarakat yang berada ditepi pantai agar lebih waspada dan berhati-hati terhadap dampak gelombang tinggi yang kemungkinan besar masih akan berlangsung beberapa hari kedepan. 

” Informasi dari BMKG gelombang tinggi itu berlangsung selama dua hari, mulai dari rabu hingga kamis (27-28/5), namu kita tetap mengimbau agar masyarakat tetap waspada karena gelombang laut di Kabupaten Pesbar terbilang sangat besar terutama seperti sekarang ini,” ujarnya. (yogi/mlo)



Pos terkait