BPBD Tanggamus Respon Kerusakan Tanggul Way Belu

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id – Nyaris ambrolnya tanggul sungai Way Belu di Kecamatan Kotaagung Barat direspon.  Kepala  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanggamus, Ediyan M. Toha ketika dikonfirmasi Senin (14/9) mengatakan, segera mengambil langkah terkait nyaris jebolnya tanggul tersebut . 

Menurut Ediyan M. Toha pihaknya secepatnya melakukan penanganan , dengan menurunkan alat berat . 

Bacaan Lainnya



Namun alat berat Eksavator milik BPBD saat ini tengah memperbaiki tanggul sungai Way Rilau di kecamatan Kelumbayan.

Jadi  perbaikan tanggul Way Belu akan dilakukan pasca selesai nya tanggul Way Rilau. 

“Diperkirakan pengerjaan tanggul Way Rilau selesai sekitar 15 hari lagi. Begitu selesai alat berat langsung dialihkan  untuk melakukan penanganan tanggul Way Belu,” terang Ediyan M. Toha. 

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Kotaagung Barat, Kabupaten Tanggamus sejak Minggu (13/9) malam menyebabkan sungai Way Belu banjir. Meningginya debit air berdampak terkikisnya tanggul sungai.

Jika tidak segera dilakukan antisipasi perbaikan, warga khawatir tanggul jebol dan banjir dapat menerjang tiga pekon (desa) di kecamatan tersebut .

Camat Kotaagung barat, Firdaus mengatakan,  debit air sungai Way Belu mulai tinggi tercatat sejak sekitar pukul 01.58 WIB dini hari. Akibatnya banjir menyebabkan tanggul sungai.

“Tanggul tersebut merupakan pembatas dan pengaman tiga Pekon dari terjangan banjir. Yakni, Pekon Belu, Pekon Banjarmasin, dan Pekon Negara Bhatin,” ungkap Firdaus.

Terkait terkikisnya tanggul tersebut lanjutnya, pihak kecamatan telah menghimbau warga untuk tetap waspada. Sebab dari pengamatan di lapangan, ketebalan tanggul hanya tersisa sekitar 50 centimeter saja.

Jika tanggul jebol maka ketiga pekon tersebut dengan cepat bisa tersapu banjir bandang.

“Hingga Minggu (13/9) siang, debit air terpantau masih tinggi. Tapi memang berkurang dari posisi semalam,” kata Firdaus. (ehl/mlo)



Pos terkait