BPBD Terima Alat WRS Dari BMKG

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), mendapatkan bantuan alat monitor gempa bumi atau Warning Receiver System (WRS) dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), dengan adanya alat tersebut semua titik gempa bisa dipantau dengan mudah.

Kepala BPBD Pesbar Syaifullah, S.Pi., mengatakan bantuan monitor deteksi gempa dari BMKG itu agar BPBD dapat lebih mudah memantau terjadinya gempa bumi.

Bacaan Lainnya



“Kabupaten Pesbar merupakan salah satu daerah rawan bencana alam, salah satunya gempa bumi, dengan adanya alat itu kita bisa langsung tahu titik gempa bumi yang terjadi di wilayah Kabupaten Pesbar dan daerah lainnya di Indonesia,” kata dia.

Dijelaskannya melalui alat tersebut bisa langsung diketahui titik koordinat pusat gempa bumi, begitu juga dengan kekuatannya, dengan begitu Pemkab Pesbar bisa lebih mudah memantau terjadinya gempa bumi.

“Kita bisa langsung mengetahui titik gempa bumi yang terjadi, karena alat tersebut akan langsung menunjukkan lokasi gempa bumi, bahkan jika gempa bumi terjadi di wilayah Kabupaten Pesbar dan sekitarnya,” jelasnya.

Lanjutnya, danya bantuan monitor informasi gempa bumi itu merupakan berkat upaya yang dilakukan oleh Bupati Agus Istiqlal dalam beberapa tahun terakhir, hal itu karena Kabupaten Pesbar merupakan daerah rawan gempa bumi sehingga alat tersebut sangat diperlukan.

“Dalam beberapa tahun terakhir saat melakukan kunjungan keluar daerah terutama ke DKI Jakarta Bupati pasti menyempatkan diri untuk melakukan koordinasi dengan pihak terkait seperti BMKG dan BNPB untuk mendapatkan alat tersebut,” terangnya.

Menurutnya, alat tersebut bisa langsung memberikan informasi ke masyarakat terkait gempa bumi yang terjadi di wilayah Indonesia, syaratnya hanya menyerahkan nomor telepon dan nama ke BPBD Pesbar.

“Kita telah menyiapkan call center di nomor 0822-8299-4559, melalui nomor itu masyarakat yang ingin mendapatkan update gempa bumi bisa mendaftarkan diri, nanti kan ada informasi yang masuk melalui SMS namun hanya untuk gempa bumi dengan kekuatan 5.0 Skala Richter lebih atau yang berpotensi tsunami,” ujarnya.

Pihaknya berharap masyarakat dapat memanfaatkan sumber informasi itu, dengan mendaftarkan diri baik langsung ke BPBD Pesbar atau melalui nomor call center itu.

“Kita harap semua masyarakat dapat mendaftarkan dari, dengan begitu bisa dengan cepat mendapatkan informasi yang berkaitan dengan gempa bumi,” pungkasnya. (ygi/mlo)



Pos terkait