BPJN Bangun Resapan Biopori, Atasi Genangan Air di Kegeringan 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Lampung akhirnya melakukan penanganan banjir di jalan nasional tepatnya di Pekon Kegeringan, Kecamatan Batubrak, Kabupaten Lampung Barat. 

Di lokasi, selain membangun saluran drainase, para pekerja mulai menggali saluran resapan biopori untuk mengendalikan genangan air yang selama beberapa tahun ini meresahkan masyarakat dan mengganggu kelancaran arus lalulintas di wilayah tersebut.

Bacaan Lainnya

PPK 2.3 Batas Provinsi Bengkulu-Simpang Gunung Kemala Padang Tambak melalui Koordinator Lapangan, Rusmadi Ghani, S.T mengatakan, penanganan banjir dilakukan dengan membangun saluran drainase dan resapan biopori di empat titik agar air tidak lagi menggenang ketika hujan.

“Setelah bertahun-tahun menjadi persoalan dan dikeluhkan masyarakat, alhamdulilah tahun 2021 ini bisa kita realisasikan. Lokasi banjir ini berada pada titik wilayah cekungan, sehingga secara teknis ada dua pola penanganan yaitu membangun saluran pembuangan atau membangun sistem resapan biopori. Karena sampai saat ini belum tidak ada lahan yang akan menjadi jalur pembuangan maka kita pilih opsi kedua yaitu membangun resapan,” jelasnya.

Sehingga, pihaknya berharap upaya yang dilakukan BPJN mampu mengatasi banjir yang selama ini memberikan dampak negatif selain terhadap lingkungan juga kelancaran arus lalulintas.

“Pekerjaan ditargetkan selesai sebelum desember, dan dengan adanya fasilitas ini kami mengajak masyarakat agar dapat ikut menjaga kebersihan saluran drainase untuk menghindari sumbatan yang dapat kembali memicu genangan atau banjir,” pesannya.

Selain pada lokasi itu, lanjutnya, penanganan yang sama juga telah dilaksanakan pada titik ruas jalan di Pekon Giham Sukamaju Kecamatan Sekincau, Pekon Bakhu Kecamatan Batuketulis maupun di Pekon Canggu.

“Penanganan di tiga titik tersebut sudah selesai, dan saat ini fokus kami penanganan adalah di pekon kegeringan, mudah-mudahan pekerjaan selesai sesuai target,” imbuhnya.(edi/mlo)

Pos terkait