BPPRD Bandarlampung Beri Peringatan Keras pada Pemilik Baliho Insidentil Apache

  • Whatsapp
Kabid Pajak BPPRD Kota Bandarlampung Andre Setiawan

Medialampung.co.id – Kabid Pajak Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Bandarlampung Andre Setiawan mengatakan, Baliho merk Apache berukuran 4×6 meter yang berdiri tegak di Jalan kedamaian milik Sukaryadi dengan nama PT Grand Modern, mendapatkan peringatan keras dari BPPRD Kota Bandarlampung, karena melanggar aturan dan tidak mendapatkan izin dari BPPRD, walaupun sifatnya secara insidentil.

“Kita meminta kepada pemilik baliho Apache untuk mengurus izin, karena itu bentuknya reklame yang ukurannya lumayan besar, dan berada di sisi jalan,” ucap Andre kepada Medialampung.co.id di ruang kerjanya, Senin (13/9).

Bacaan Lainnya

“Kabarnya hari ini akan bayar karena sudah mendapatkan teguran dari BPPRD, jika tidak bayar pajak ya terpaksa kita turunin balihonya, dengan bantuan Satpol PP Kota Bandarlampung,” imbuhnya. 

Sebelumnya PT Grand Modern Indonesia sebagai pendor iklan reklame baliho merk Apache melakukan pemasangan reklame secara insidentil di Kecamatan Kedaton dengan ukuran 4×6 meter diduga belum mendapat izin dan membayar pajak kepada Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Bandarlampung.(*/mlo)


Pos terkait