BPPRD Kota Bandarlampung Segel Restoran dan Hotel yang Menunggak Pajak

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pemkot Bandarlampung menyegel tiga hotel dan empat rumah makan/restoran yang tidak memakai tapping box serta menunggak pajak hingga ratusan juta hingga Rp1 miliar, Rabu (23/6).

Ketiga hotel yang bandel itu adalah Hotel Marcopolo, Hotel Sahid, dan Sari Damai, sedangkan empat rumah makan yang disegel yakni Soto Sedap Boyolali, RM Mbak Mar, dan Restoran Siap Saji Gaaram, dan RM Padang Sederhana.

Bacaan Lainnya

Diketahui, Hotel Marcopolo yang berada di Jl. Dr. Susilo, menunggak pajak senilai Rp600 juta berikut PBB yang totalnya hampir Rp1 miliar. Hotel ini sejatinya memiliki potensi pajak Rp12-15 juta per bulan, namun justru yang dibayarkan hanya Rp5 juta per bulan.

Kabid BPPRD Kota Bandarlampung Andre mengatakan, Hotel Marcopolo tidak boleh beroperasi selama tiga hari karena tidak menggunakan tapping box sejak tahun 2019.

Hotel Sari Damai, di Jl. Teuku Umar, menunggak pajak sejak bulan Maret 2020 yang diestimasi Rp5 juta per bulan. 

Hotel Sahid, di Jl. Yos Sudarso, menunggak Rp16 – 20 juta per bulan dari November 2020.

RM Soto Sedap Boyolali l, di Jl. Sultan Agung, tidak optimal dalam penggunaan tapping box sejak 2020. Potensinya pajaknya Rp 9-10 juta per bulan.

RM Mbak Mar, di Jl. Sultan Agung, menunggak pajak dari bulan Maret 2020 yang seharusnya Rp6.5 juta per bulan tapi ini hanya bayar Rp1 per bulan. 

Restoran Siap Saji Gaaram, di lantai 2 Mall Boemi Kedaton, tidak bayar pajak sejak bulan Juli 2020 yang seharusnya Rp10 juta per bulan. Dihitung sejak diluncurkan, restoran tersebut menunggak Rp 100 juta.

Restoran Padang Sederhana, di Jl. Teuku Umar, menunggak pajak sejak tahun 2019 yang seharusnya potensinya Rp 12-15 per bulan tapi hanya dibayar Rp5 juta per bulan. (Jim/mlo)




Pos terkait