BPRS Lambar Kuasai Rp40 Miliar Kredit Pegawai

  • Whatsapp
Direktur Utama BPRS Lambar Mahrom

Medialampung.co.id – Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Kabupaten Lampung Barat, hingga saat ini baru menguasai sekitar empat persen kredit aktiva produktif Pegawai Negeri Sipil (PNS) di kabupaten setempat, atau baru sekitar Rp40 Miliar dari total potensi sekitar Rp1 Triliun.

Direktur Utama BPRS Lambar Hi. Mahrom mengungkapkan, dengan melihat outstanding kredit yang disalurkan baru mencapai Rp40 Miliar maka masih ada sekitar Rp960 Miliar kredit PNS masih dikuasai oleh pebisnis perbankan yang notabe adalah tamu di kabupaten setempat.

Bacaan Lainnya



“Karena untuk potensi yang ada di Lambar pertahunnya itu Rp1 Triliun, tentunya potensi yang besar, dan saat ini kami baru mampu menguasai sekitar Rp40 Miliar, sisanya itu masih dikuasai oleh pebisnis perbankan dari luar daerah,” ungkap Mahrom, Selasa (21/7). 

Dengan melihat potensi yang ada, lanjut Mahrom,  khususnya dari potensi pegawai saja, pendapatan produktivitas  BPRS Lambar bisa mencapai Rp50 miliar per tahun. 

“Karena itu kita harus mulai bergandengan tangan, bersama-sama untuk memikirkan bagaimana Bank milik daerah ini bisa terus berkembang, dan mampu berkontribusi untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. 

Menyinggung soal perkembangan BPRS, Mahrom menyebut, hingga saat ini BPRS Lambar sudah mampu memberikan sumbangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp1,8 Miliar dari total laba bruto sebesar Rp4 Miliar dan khusus untuk tahun  anggaran 2020 ini saja  proyeksi laba sebesar Rp1, 6 Miliar. 

“Soal setoran PAD itu kita setorkan Rp1, 8 Miliar, dari laba bruto tidak semuanya boleh disetorkan, Karena merujuk Permendagri No.94/2017 Tentang BUMD, bank milik pemerintah jadi yang boleh disetorkan hanya 50 persen menjadi pendapatan dari owner, dan selebihnya menjadi cadangan dalam perkuatan perusahaan,” bebernya. (nop/mlo)



Pos terkait