Bubarkan Satgas Covid-19 Bubarkan Kerumunan Vaksinasi di Dinkes Lampung

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Satgas Covid-19 Kota Bandarlampung membubarkan kerumunan masyarakat yang antusias ikut Program Vaksinasi Covid-19 Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Sabtu (3/7). 

Tim Satgas Covid-19 Kota Bandarlampung yang dipimpin Sukarma Wijaya membubarkan kerumunan yang meluber hingga ke jalan di luar Kantor Dinkes Lampung.

Bacaan Lainnya

“Tim Satgas Covid-19 Kota Bandarlampung langsung membubarkan kerumunan begitu memperoleh informasi tentang hal itu,” kata Tenaga Ahli Walikota Rakhmat Husein DC kepada Media Lampung. 

Warga kemudian membubarkan diri dan menjauh dari kawasan. Ada yang bertahan dengan tetap menjaga jarak. Petugas menjaga untuk memastikan tak terulang lagi terjadinya kerumunan.

Walau jadwalnya pukul 09.00 WIB, ratusan warga antre sejak pagi di kantor Jl. Dr. Susilo, Pahoman, Bandarlampung itu.

Di halaman Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung, ada tenda dengan kursi yang berjarak satu sama lain.

Walau gerimis sempat mengguyur, warga tetap ikhlas antre dalam kerumunan tanpa jarak. Salah satu warga Wayhalim, Puspa mengaku antre sejak pukul 06.30 WIB.

“Saya dari rumah pukul 06.00 WIB sampai disana sekitar pukul 06.30 WIB dan susah masuk. Tadi setengah tujuh sudah hampir 300-an orang. Yang disayangkan itu sih tadi,” kata dia.

Wanita  kelahiran Lampung Tengah ini mendapatkan nomor antrian 401 saat tiba di lokasi.

“Saya dapat nomor antrian 401 padahal saya datang setengah tujuh jadwalnya pukul 09.00 WIB. Di dalam kursinya 300 tapi antriannya sudah 401. Kan bingung,” ujar dia.

Puspa mengaku mendapatkan informasi kegiatan vaksinasi Covid-19 dari flyer yang disebar lewat pesan WhatsApp. 

Namun dia menyesalkan tidak adanya teknis pengaturan cara pendaftaran, di flyer juga tidak disebutkan pendaftaran online atau per-RT. 

“Tidak ada pendaftaran khusus hanya diminta datang,” kata dia sambil menunjukkan fotokopi e-KTP.

Hasil pantauan di lapangan, ratusan warga antre untuk mendapatkan nomor antrian. 

Mereka berteriak-teriak memanggil petugas sambil mengacungkan fotokopi e-KTP untuk mendapatkan nomor antrean yang dibagikan dari dalam pagar. (jim/mlo)


Pos terkait