Buka Festival Kemilau Tapis Lampung, Arinal Berharap Terbangun Peluang Pasar Kain Tapis Transformasi Produk Tapis Lampung

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Gubernur Lampung Ir. Arinal Djunaidi membuka Kegiatan Festival Kemilau Tapis Lampung tahun 2021 yang digelar oleh Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Lampung bersama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Lampung, di Hotel Sheraton, Rabu (24/11).

Menurut Gubernur Arinal Festival Tapis Lampung Tahun 2021 yang mengusung tema “Spirit of Tapis” mengandung arti bahwa melalui kegiatan festival ini, harapannya akan terbangun peluang pasar produk kain tapis dalam bentuk transformasi produk Tapis Lampung. Dari produk budaya menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi dan diharapkan dapat mendorong semangat kecintaan dan kebanggaan kepada salah satu warisan kearifan lokal masyarakat Lampung.

Bacaan Lainnya

Selain itu, sekalipun dalam suasana darurat kesehatan, menurutnya ekonomi Lampung tetap tumbuh dan tidak mengalami hambatan. Festival Kemilau Tapis Lampung juga dilaksanakan tidak hanya untuk menampilkan karya UMKM tapi juga untuk meyakinkan masyarakat bahwa sesungguhnya ekonomi Lampung terus mengalami tren pertumbuhan yang positif.

Selain tapis, Gubernur juga berharap pakaian adat lampung untuk pria seperti Tumpal dapat lebih diangkat. Meski variasinya tidak sebanyak kain tapis tapi tumpal juga perlu ditampilkan sebagai salah satu pakaian adat Lampung.

“Kita bangga melihat Presiden menggunakan pakaian tumpal, itu yang menginisiasi saya, Saya minta kepada beliau dan Alhamdulillah diterima, tapi diprotes kenapa bukan tapis. Nah jadi ini makanya kita harus segera melakukan pendekatan agar masyarakat juga kita lebih tahu bahwa sesungguhnya pakaian adat Lampung itu juga untuk laki-lakinya yaitu tumpal,” kata Arinal dalam sambutannya. 

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Arinal juga memberikan apresiasi yang tinggi terhadap penyelenggaraan Festival Kemilau Tapis Lampung tahun 2021 sebagai bagian dari upaya yang dilakukan dalam rangka memberdayakan pengrajin tapis Lampung.

“Saya memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Ketua Dekranasda Provinsi Lampung dan jajarannya serta seluruh Dekranasda Kabupaten/Kota Se-Provinsi Lampung atas komitmen dan kerja keras serta membangun Sinergi dalam upaya mendorong daya saing UMKM pengrajin tapis kita, jadi kalau Dekranasdanya nanti upayanya agak tersendat kasih tahu saya, akan saya bantu dan berikan dukungan,” tegas Arinal

Sementara itu menurut Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Riana Sari Arinal kain tapis merupakan salah satu jenis kerajinan tradisional masyarakat Lampung yang menyelaraskan kehidupan, baik terhadap lingkungannya maupun sang pencipta alam semesta. Kain tapis dianggap sebagai kain yang memiliki makna simbolis yang sangat mendalam sebagai lambang kesucian dan wujud kepercayaan kepada sang pencipta alam.

“Zaman dahulu kain tapis dipakai hanya untuk kalangan eksklusif dan digunakan dalam upacara adat Lampung yaitu Lampung saibatin dan pepadun, namun seiring perkembangan zaman kain tapis telah berkembang menjadi fashion yang kreatif dan modern dan bernilai ekonomi tinggi mulai dari aksesoris, busana, dan interior yang unik dan berkualitas,” kata Riana. 

Menurut Riana Sari Arinal, Kemilau Tapis 2021 menjadi sangat penting bagi Provinsi Lampung sebagai momentum kebangkitan bagi industri kreatif Provinsi Lampung dalam mengangkat budaya unggulan Lampung dengan dukungan masyarakat Lampung dan partisipasi perajin serta mitra.

“Dengan seringnya ajang pameran kriya terutama kain tapis dalam beberapa tahun ini, menunjukkan perkembangan yang sangat positif, hal ini tidak terlepas dari perhatian dan dukungan dari Pemerintah Daerah Provinsi Lampung dan mitra UMKM pengrajin Lampung dalam memajukan tapis di bumi ruwa Jurai,” paparnya. 

Dikonfirmasi terpisah Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Lampung Syamsurizal Ari mengatakan, Festival Kemilau Tapis ini merupakan menampilkan produk tapis dari Kabupaten/Kota se Provinsi Lampung dengan harapan bisa terjadi hilirisasi dari produk kerajinan lokal.

“Itu sudah menjadi amanah pak gubernur, dan ini merupakan hilirisasinya dan muaranya ke pasar untuk pemasaran,” ungkapnya 

Melalui kegiatan festival diharapkan para pelaku UMKM di Lampung memiliki ruang untuk saling bertukar informasi, serta inovasi produk.

Kegiatan festival juga menghadirkan desainer Didiet Maulana hingga Nola Marta kemudian ada edukasi dalam kegiatan dengan pemateri Rustam Efendi, untuk memperlihatkan kain tapis dari masyarakat Lampung.

Dalam festival ada sekira 27 stand, baik dari IWAPI hingga BI, serta juga dari Kabupaten/Kota.

Festival Tapis Lampung Tahun 2021 yang mengusung tema “Spirit of Tapis” mengandung arti bahwa melalui kegiatan festival ini dengan harapannya akan terbangun peluang pasar produk kain tapis dalam bentuk transformasi produk Tapis Lampung. 

“Dari produk budaya menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi. Harapkan dapat mendorong semangat kecintaan dan kebanggaan kepada salah satu warisan kearifan lokal masyarakat Lampung,” pungkasnya. (ded/mlo)

Pos terkait