Bukhori Tegaskan BUMDes Sebagai Motor Penggerak Perekonomian Masyarakat

Medialampung.co.id – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tekad, Pekon Trimulyo, Kecamatan Gedungsurian, Kabupaten Lampung Barat (Lambar), melaksanakan agenda rutin Laporan Akhir Tahun bertempat di aula balai pekon.

Dalam agenda itu, semua unsur pemerintahan pekon turut hadir dan dipimpin langsung Peratin Buchori, S.P. “Setiap tahunnya BUMDes melaksanakan agenda rutin awal tahun pertengahan dan akhir tahun, dalam rangka evaluasi pendapatan dan pengeluaran,” tegas Buchori. 

Bacaan Lainnya

Dijelaskan Buchori, mulai 2022 ini, Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), telah diubah mengacu Peraturan Pemerintah (PP) 2021, sehingga kebijakan BUMDes disesuaikan sesuai dengan grid penghasilan. 

“Dari 100% pendapatan BUMPek, sebanyak 30% untuk Operasional dan 70% digunakan untuk bonus pelaksana operasional, rapat pengurus, badan pengawas, penambahan modal, PAD dan Komisaris,” jelasnya.

Pada kesempatan itu Buchori memberikan saran. Saat ini BUMDes Tekad sudah mendapatkan pengakuan dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Artinya dengan begitu dia berharap BUMDes betul-betul menjadi pusat perekonomian pedesaan. 

Dan karena BUMDes merupakan milik masyarakat (publik), diharapkan juga lembaga keuangan melirik BUMDes. Sebab BUMDes dalam perkembangannya tidak mungkin hanya mengandalkan bantuan modal dari Dana Desa (DD).

“Terdapat dua alternatif dalam pengembangan BUMDes diluar bantuan pemerintah, yakni saham dari masyarakat dan bantuan-bantuan atau pinjaman dari lembaga keuangan,” urai Buchori. 

Pada kesempatan itu peratin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus BUMDes Tekad, yang sudah berusaha dan berbuat sebaiknya, walaupun dalam perjalanan dengan segala keterbatasan.

“Semangat yang tertanam di BUMDes Tekad patut diacungi jempol semoga semua program yang akan datang terwujud dengan baik,” supportnya. 

Buchori juga menyinggung terkait E-Samdes, agar sesegera mungkin dibahas dan mengundang masyarakat. (r1n/mlo)

Pos terkait