Bulog Pasok 200 Ton Beras Perbulan untuk BPNT

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id – Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) kini resmi menjadi penyalur beras dalam program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tak terkecuali di Kabupaten Lampung Barat terhitung pada periode September 2019. Ketentuan tersebut telah resmi setelah ada penandatanganan kesepakatan antara Perum Bulog pusat dengan Kementerian Sosial (Kemensos).

“Mulai 1 September kami (bulog) sudah mulai menyuplai beras untuk BPNT, sejauh ini stok ada sekitar 900 ton, cukup untuk beberapa bulan kedepan, karena kebutuhan untuk Lambar sekitar 200 ton perbulan,” terang Kepala Gudang Bulog Liwa Lukman, Rabu (9/10).

Bacaan Lainnya



Dalam sistem penyaluran, lanjut dia, secara teknis Bulog hanya sebagai penyedia beras, sehingga nanti akan ada pihak supplier yang datang untuk melakukan penjemputan ke gudang Bulog.

“Berbeda dengan program beras sejahtera, saat itu memang kita langsung yang distribusikan ke keluarga penerima manfaat, sedangkan kalau BPNT ada supplier mengambil ke gudang,” tambahnya.

Untuk kualitas beras, Bulog akan menyediakan  beras dengan kualitas medium hal itu dilakukan mengingat banyak masyarakat yang lebih memilih kuantitas dibandingkan dengan kualitas, dan untuk setiap kemasan per KPM akan menerima sebanyak 10 Kilogram (Kg).

“Bulog hanya menyediakan beras kualitas medium, tidak ada premium, tapi kami menjamin meskipun hanya menyediakan kualitas medium namun kualitasnya cukup baik,” kata dia seraya menambahkan bahwa pihaknya menjual beras medium sesuai ketentuan pemerintah yaitu sebesar  Rp8.100 /Kg.

Seperti diketahui, sebelumnya Kasi Penanganan Fakir Miskin Darwin Hasni, S.E mendampingi Kepala Dinas Sosial Raswan, S.H, M.M,. membenarkan bahwa BNPT berupa beras mulai September akan disuplai dari Bulog. “Surat resminya dari Kementerian Sosial terkiat beras akan disuplai dari Bulog itu sudah kita terima, dan tinggal lagi pelaksanaannya,” ujar Darwin.

         Dijelaskannya, BPNT di Kabupaten Lambar untuk alokasi Juni dan Juli tahun 2019 telah didistribusikan 100 persen kepada keluarga penerima manfaat (KPM). Sedangkan untuk alokasi Agustus masih dalam proses. “Jumlah penerima BPNT tahun ini di Kabupaten Lambar sebanyak 20.791 KPM, sama seperti jumlah penerima Bansos-Rastra,” imbuhnya.(edi/lus/mlo)



Pos terkait