BUMDes Gedungsurian Kembangkan Bibit Pisang Cavendish dan Alpukat Ranau

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Selain kaya dengan destinasi wisata alam, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) juga dikenal berkat kesuburan tanahnya, sehingga bukan hal yang berlebihan jika Bumi Skala Bekhak menjadi surga bagi petani dalam mengembangkan usahanya.

Sejalan dengan terus meningkatnya Sumber Daya Manusia (SDM), anugerah yang dimiliki Bumi Lampung Barat itu kini mulai dimanfaatkan masyarakat dengan berbagai inoviasi yang muaranya peningkatan kesejahteraan rakyat.

Bacaan Lainnya



Sebagaiama peluang yang diambil oleh Pekon Gedungsurian, Kecamatan Gedungsurian. Masyarakat setempat melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), mengembangkan usaha penyediaan bibit buah-buahan yang memiliki nilai jual tinggi dengan kualitas yang terjamin yakni pembibitan  Pisang Cavendish, dan bibit Alpukat Ranau.

Bahkan sebagai mentuk keseriusan Pekon Gedungsurian tersebut. Untuk memberikan pengetahuan tentang bagaimana tata cara penyemaian yang baik, pihak pekon dibawah Komando Peratin Boimin mendatangkan tim ahli penyemaian dan pembibitan dari Pekalongan Pekalongan Jawa Tengah (Jateng).

“Kami sengaja mendatangkan ahlinya karena kami bertekad Pekon Gedungsurian akan menjadi pusat menyediaan bibit Pisang Cavendish dan Alpukat Ranau yang buahnya sudah dikenal dimana-mana,” ungkap Boimin.

Jenis pisang Cavendish merupakan salah satu pisang yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Dan keisitimewaan lainnya dalam satu batangnya mampu menghasilikan buah sebanyak 35-40 Kilogram, dengan harga Rp3.500/kilogram di tingkat petani. Sementara Alpukat Ranau masuk kategori alpukat super dengan rasa yang sangat lezat dan biji kecil.

Lanjut Boimin, bibit pisang Cavendish yang dikembangkan Pekon Gegdungsurian tersebut didatangkan dari Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng).

“Untuk alpukat, kami melakukan penyambungan (stek) dan jika ada warga yang lahannya akan dijadikan kebun alpukat, petugas Bumdes kami yang datang, dan ditargetkan minimal dalam dua setengah tahun alpuat sudah mulai berbuah,” tandasnya.

Sekedar diketahui, bagi masyarakat yang berminat mengembangkan usaha tanaman pisang Cavendish tidak perlu khawatir dengan masalah harga, meskipun secara umum harganya tinggi namun harga bibit pisang Cavendish di Gedungsurian cukup bersahabat, yakni Rp11.000/batang.

Saat ini Kecamatan Gedungsirian telah menjelma menjadi kecamatan penghasil pisang, dengan skala penjualan tingkat nasional. Seperti di Pekon Trimulyo, Mekarjaya, Puramekar, Ciptawartas dan Gedungsurian, setiap minggunya puluhan Ton Pisang diangkut hingga Pulau Jawa. (ius/mlo)



Pos terkait