Bunda Eva Apresiasi Kinerja Polresta Bandarlampung dalam PPKM Darurat

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pemerintah Kota Bandarlampung mengapresiasi kinerja Polresta yang telah melakukan penyekatan di empat titik ruas jalan utama.

“Dengan adanya penyekatan beberapa ruas jalan protokol yang ada di Kota Bandarlampung, tidak lain ini untuk supaya cepat lepas dari PPKM Darurat, agar masyarakat lebih memahami pentingnya kesehatan dan menjaga diri dari virus Corona,” ucap Bunda Eva saat meninjau PPKM salah satu swalayan, Senin (12/7) 

Bacaan Lainnya

Walikota Bandarlampung Eva Dwiana mengutarakan permohonan maaf kepada masyarakat jika pagi ini terganggu aktifitasnya, dirinya juga mengharapkan kerjasama agar Kota Bandarlampung secepatnya kembali ke zona hijau. 

“Sekali lagi bunda Eva mohon maaf lahir dan batin atas dilakukannya penyekatan ini. Ini untuk kebaikan kita semuanya. Covid-19 harus kita hilangkan dari bumi kota Bandarlampung, provinsi Lampung dan juga Indonesia, khususnya dunia. Dengan kerjasama yang baik insyaallah,” jelasnya

“Dan ini kita lakukan untuk beberapa hari kedepannya, Bunda mohon pengertiannya kepada seluruh masyarakat, kalau tidak penting lebih baik di rumah saja, mudah-mudahan apa yang kami lakukan ini yang terbaik untuk masyarakat Kota Bandarlampung,” ujarnya 

“Bunda juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda, Forkopimda yang sudah bekerjasama dan berkolaborasi dengan pemerintah kota Bandarlampung, yang Alhamdulillah PPKM Darurat yang kita lakukan saat ini untuk warga masyarakat kota Bandarlampung,” tutur Eva Dwiana

Seluruh Kantor-kantor yang sekarang ini hanya bisa bekerja 25% dari jumlah karyawan, dan untuk pelayanan 50% tetap berjalan. 

“Khusus untuk mall hanya untuk market yang jualan makan. Warung makan masih tetap buka tapi hanya boleh di bungkus. Sehingga perlu kerjasama yang baik dengan pemilik restoran dan mall-mall, insyaallah kalau bekerjasama dengan baik maka akan segera mungkin masuk zona aman,” lanjutnya

“Kan gak ada yang ditutup, rumah makan dan angkringan boleh dagang tapi tidak boleh makan di tempat. Jadi kita tidak melarang mereka berdagang, tapi tidak boleh ada kerumunan. Bisa dibungkus,” tegasnya.(jim/mlo)


Pos terkait