Bunda Eva Apresiasi Pandangan Umum DPRD atas RPJMD

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Walikota Bandarlampung Eva Dwiana mengapresiasi atas pandangan umum DPRD Kota Bandarlampung atas RPMJD yang disampaikan pada Senin (26/7).

“Kita tinggal tingkatkan untuk selanjutnya dan tadi kan sudah ada pandangan dari pemerintah kota dan pasti teman-teman sudah lihat semua apa yang kami kerjakan bersama-sama Wakil Walikota Dedi Amrullah,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

“Kita berusaha memaksimalkan apa yang program-program sudah kami lakukan dan tadi ada masukan-masukan dari teman-teman di dewan untuk lebih mengoptimalkan kerja dari semua perangkat OPD sesuai dengan visi-misi saya dan Pak Dedy Amrullah,” jelas Eva.

Dan untuk kedepannya ia berharap program yang sudah berjalan akan lebih baik lagi dari sekarang.

“Visi misi kita kan untuk memajukan Kota Bandarlampung dari segi pendidikan, kesehatan dan pembangunan infrastruktur yaitu perbaikan drainase serta peningkatan ekonomi dari sektor UMKM,” ucap Eva.

“Saat ini memang program pendidikan tidak ada masalah karena berjalan seperti biasa walaupun pelajaran tatap muka menggunakan dalam jaringan (Daring). Untuk saat ini Pemkot sedang memfokuskan target vaksin untuk anak-anak dan pelajar mungkin insya Allah jika PPKM darurat ini selesai kita akan kembali melakukan vaksin kepada anak-anak yang ada di Kota Bandarlampung,” katanya.

“Sementara untuk program banjir sudah kita lakukan dan sekarang sudah terlihat berkurang, teman-teman bisa lihat sungai dan drainase sudah ada perbaikan dan pelebaran apalagi kita berencana untuk mempercantik semua sungai dengan memberi nuansa alam yang nantinya kita cat warna-warni,” tutur Bunda Eva.

Walikota Eva Dwiana juga sempat menyentil para wajib pajak agar taat aturan membayar pajak dan penggunaan alat tapping box, kalau semua pengusaha di Kota Bandarlampung ini taat aturan dalam hal pajak Insyaallah pembangunan Kota Bandarlampung akan lancar.

“Dengan ada peraturan pemerintah kota dalam penggunaan Tapping box, karena alat tapping box itu bukan punya kita tapi kepunyaan KPK yang sudah terintegrasi, kita sebagai pelaksana di lapangan ya harus mengikuti aturan,” tegas Eva Dwiana.

“Jadi ini harus dilakukan dan pihak kita selalu mengontrol akan tapping box ini. kan semuanya memakai alat ini semua wilayah di Indonesia termasuk daerah-daerah seperti kita,gunanya untuk membantu pembangunan Kota Bandarlampung,” lanjutnya.

“Apalagi menyoal Bakso Sony yang menjadi favorit Bunda, teman-teman bunda kalau ke Lampung pasti yang di cari ya Bakso Sony itu, termasuk Bunda juga bawa kalau ke jakarta mengunjungi saudara pasti bawa tuh Bakso Sony,” akunya.

“Inikan peraturan yang tidak bisa dilanggar dalam hal penggunaan Tapping Box,” ungkap Eva Dwiana (jim/mlo)


Pos terkait