Bunda Eva Berikan Nama pada Bayi yang Ditemukan di Masjid Nurul Iman

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Walikota Bandarlampung Eva Dwiana pagi ini mengunjungi bayi yang ditinggalkan di atas sajadah imam Masjid Nurul Iman yang saat ini dititipkan di Bidan Moyana di Jl. Untung Suropati, Kelurahan Labuhanratu Raya, Kecamatan Labuanratu, Bandarlampung.

Walikota Eva Dwiana yang biasa dipanggil Bunda Eva dalam kunjungannya memberikan nama pada bayi berjenis kelamin perempuan Novita Cahaya Putri. 

Bacaan Lainnya

“Ya, buat orangtua bayi mohon izin Bunda beri namanya si dede Novita Cahaya Putri, biar dede bisa menyinari semuanya,” tutur Bunda Eva pada Medialampung.co.id sambil menitikkan air mata depan bayi yang tengah digendongnya, Kamis (18/11). 

Diinformasikan sebelumnya, teknisi Masjid Nurul Iman, Dodi menemukan bayi berjenis perempuan dengan berat 3,4 kg dan panjang 50 cm ditemukan tergeletak di atas sajadah imam Masjid Nurul Iman Jl. Nusantara Labuhan Ratu Raya, Kecamatan Labuanratu, Bandarlampung pada Rabu (17/11) sekira pukul 17.30 WIB. 

Dodi langsung melaporkan penemuan bayi tersebut ke RT setempat Suprayit kemudian dilaporkan ke Bhabinkamtibmas Aipda Halimah, dan Lurah Labuhanratu Raya Yudi Kurniawan.

Eva Dwiana juga terkejut mendengar penjelasan Aipda Halimah bahwa saat ditemukan bayi tersebut dalam kondisi tidak memakai baju, hanya ditutupi kain seperti jilbab atau penutup kepala wanita. 

“Jadi gak pakai baju? ya Allah gak pakai baju tapi posisinya sudah bersih ya,” ucapnya lirih dan haru. 

Eva Dwiana juga mengimbau kepada warga untuk mensyukuri apapun pemberian Tuhan karena itu adalah yang terbaik dari Tuhan, banyak pasangan sampai saat ini menginginkan bayi dan belum mendapatkan. 

“Seperti kita tahu, apapun yang diberikan tuhan itu adalah yang terbaik untuk kita semua dan untuk yang telah meninggalkan si dede, ini adalah pemberian tuhan yang luar biasa pada kita,” ujarnya sambil menimang Cahaya. 

Walikota Eva Dwiana mengatakan bayi yang diberi nama Novita Cahaya Putri itu biaya kesehatannya ditanggung pemerintah kota termasuk biaya operasi dan nanti dari Dinas Sosial dan seluruh Dinas Kota Bandarlampung akan memantau perkembangan bayi malang ini. 

“Iya, si dede nanti akan kita rawat, 3 bulan lagi kita akan operasi, kita lihat dulu kondisinya dibawa ke dokter, tadikan sudah di vaksin, imunisasi terus dipantau perkembangannya,”  tuturnya.

Walikota didampingi Kadis Sosial Sahriwangsa, Camat Labuhanratu Tarsi Juliawan dan Lurah Labuhanratu Raya Yudi Kurniawan juga mengingatkan untuk para orangtua calon bayi agar memeriksa kondisi kandungannya ke puskesmas, bidan atau dokter. 

“Mudah-mudahan semua calon ibu bisa menjaga kondisi saat mengandung dengan asupan yang baik karena baik itu belum tentu mahal,” pungkasnya. (jim/mlo)

Pos terkait