Bunda Eva Larang Awak Media dan Warga Berkerumun

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Walikota Bandarlampung Eva Dwiana (Bunda Eva) selalu mengingatkan bahkan tak segan menegur dan marah kepada warga yang berkerumun, tak terkecuali awak media yang meliput kegiatannya.

Ketika usai menyaksikan pelaksanaan vaksinasi terhadap warga di Lapangan Saburai, Enggal, Rabu (16/6) pukul 14.22 WIB, Bunda Eva mengingatkan kembali agar tak terjadi kerumunan di lokasi tersebut.

Bacaan Lainnya

Dia tak melarang awak media meliput kegiatan vaksinasi. Namun, Bunda Eva meminta tetap menjaga jarak dan tak membuat kerumunan sesuai dengan prokes Covid-19.

“Mohon maaf kepada bapak ibu jika merasa tidak nyaman, mudah-mudahan kedepan akan lebih baik lagi,” ujar Bunda Eva sambil minta didoakan agar Kota Bandarlampung segera masuk zona hijau.

Ketika meninjau pelaksanaan vaksinasi lansia di Jl. Ikan Lumba-Lumba, Pesawahan, Telukbetung Selatan, Rabu (2/6), Bunda Eva bahkan marah karena terjadi kerumunan saat acara tersebut.

“Mohon maaf kepada bapak ibu jika merasa tidak nyaman, mudah-mudahan kedepan akan lebih baik lagi,” ujarnya kala itu.

“Pak Camat, tolong enggak bisa kayak gini, linmasnya juga harus berperan aktif. Kalau terjadi kerumunan, langsung sterilkan,”imbuhnya.

Menurutnya, dari keempat lokasi yang telah didatangi tidak seramai ini, seharusnya pelaksanaan vaksinasi dilakukan tiga shift yaitu pukul 08.00-10.00 WIB, lalu 10.00-12.00 WIB dan 13.00-14.00 WIB. 

Bunda Eva juga meminta bantuan kepada tim medis untuk menindak tegas jika terjadi kerumunan seperti ini, hal ini dikarenakan dalam upaya pemberian pelayanan yang baik kepada masyarakat. 

“Mohon maaf kepada bapak ibu jika merasa tidak nyaman, mudah-mudahan kedepan akan lebih baik lagi,” jelasnya. 

Sementara, Camat Telukbetung Selatan, Ichwan Adji mengaku pihaknya tidak bisa menghalangi antusias masyarakat untuk mengikuti vaksinasi. 

“Di kelurahan Pesawahan mendapatkan 150 vaksin, ini sudah 64 yang disuntik. Kita laksanakan vaksinasi di rumah ketua lingkungan karena kantor kelurahan sempit, tapi sudah dijelaskan ke Bunda Eva,” ujarnya. (jim/mlo)




Pos terkait