Bunda Eva Minta PKL Segera Pindah ke Lantai II Pasar Bambu Kuning

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pemkot Bandarlampung ingin mempercantik sepanjang Jl. Bukittinggi dan Batusangkar dengan menata pedagang kaki lima untuk kembali berdagang di Pasar Legendaris Bambu Kuning.

Walikota Bandarlampung Eva Dwiana dengan tegas meminta kepada para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan diatas drainase untuk naik ke lantai II pasar Bambu Kuning, karena Jl. Bukittinggi dan Batusangkar nantinya akan dipasangi lampu-lampu taman dan kursi-kursi untuk pengunjung.

Bacaan Lainnya

“Bukan kita tidak perhatian dengan para pedagang, karena perhatian kita memberikan lapak yang diatas kepada para pedagang dan fasilitasnya, agar kenyamanan baik Pembeli dan Pedagang terpenuhi,” jelasnya kepada Medialampung.co.id usai penyerahan bantuan kepada pengurus dan anggota Lembaga Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kota Bandarlampung, Rabu (17/11).

“Kita sudah bicara kepada pemilik dan pengelola agar disampaikan untuk beberapa fasilitas dapat diperbaiki seperti AC dan Eskalator untuk diaktifkan kembali. Supaya pembeli gampang untuk akses menuju keatas dan mudah,” ujarnya.

“Bunda yakin jika seluruh fasilitas sudah diperbaiki pasti pengunjung akan ramai diatas daripada dibawah. Untuk itu kita membutuhkan kerjasamanya agar kedepannya menjadi lebih baik lagi,” terangnya .

“Kita melakukan ini untuk kebaikan bersama, agar penataan Pasar Bambu Kuning menjadi lebih rapi, aman dan nyaman,” katanya.

“Karena saat ini pengunjung Pasar Bambu Kuning ini banyak sekali yang datang. Jadi kita perlu pembenahan agar lebih baik. Kedepan kita akan bekerjasama dengan pihak Hotel-hotel untuk mengarahkan para tamu datang ke Pasar Bambu Kuning,” jelas dia.

Eva Dwiana mengungkapkan dengan penataan ini para pedagang juga dibuat nyaman karena di lantai dua tersebut sudah ada tempat dan lapaknya, tidak lagi emperan di pinggiran jalan.

Walikota Eva Dwiana memberikan kompensasi kepada para pedagang secara gratis sewa lapak selama tiga bulan, dan nanti setelah tiga bulan pembayarannya juga dibuat seringan mungkin agar tidak terlalu memberatkan pedagang.

Sementara Albinar, Staff PT Senjaya Rejeki Mas selaku pengembang Pasar Bambu Kuning menjelaskan, pihaknya mendukung program Pemkot Bandarlampung untuk memberikan tempat kepada puluhan pedagang Kaki lima untuk berjualan di lantai II. 

“Tapi hingga kini, kita sendiri belum menerima data ada berapa pedagang yang ingin masuk ke lantai II untuk di relokasi. Namun informasi yang berkembang pedagang yang berada di Jl. Bukittinggi enggan masuk ke sini dengan berbagai alasan, padahal fasilitas sudah disediakan, kita sepakat untuk memberikan gratis 3 Bukan bagi pedagang kaki lima dan setelah itu pembayarannya fleksibel tidak memberatkan mereka,” ucap dia

Albinar menambahkan saat ini kita tinggal 10 Tahun lagi mengelola Pasar Bambu Kuning, memang sih ada kios yang disewakan sama pemiliknya karena kan waktu itu masih tinggi-tingginya Corona dan banyak pedagang yang tutup. (jim/mlo)

Pos terkait