Bupati Berikan Bantuan Paket Sembako Kepada ODP

  • Whatsapp
Bupati Tanggamus , Dewi Handajani berikan bantuan paket sembako kepada ODP. foto Diskominfo

Medialampung.co.id – Bupati Tanggamus, Dewi Handajani selaku Ketua Gugus Tugas Covid-19 memberikan bantuan secara simbolis Paket Sembako kepada 3 (tiga) ODP (Orang Dalam Pemantauan) yang ada di Kecamatan Kotaagung Timur. Bantuan diberikan  melalui perwakilan Keluarga di Puskesmas Rawat Inap Pasar Simpang Kecamatan Kotaagung Timur, Rabu (8/04.

Turut mendampingi  Inspektur, Ernalia,  Kepala Dinas Kesehatan Taufik, Kadis Sosial Zulfadli, Camat Kotaagung Timur, Firdaus dan UPT Puskes Rawat Inap Pasar Simpang dr. Theresia Hutabarat.

Bacaan Lainnya



Sebelum menyerahkan bantuan kepada perwakilan keluarga ODP bunda Dewi berpesan agar para keluarga ODP dan masyarakat secara umum untuk menjaga perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), selalu cuci tangan pakai sabun setiap saat, kurangi kumpul-kumpul dan keramaian, pesannya. 

Bunda Dewi mengatakan, bantuan tersebut sengaja diberikan kepada  ODP untuk membantu meringankan beban keluarga, karena selama isolasi di rumah kesempatan untuk mencari penghasilan terbatas.

”Semoga bantuan ini dapat meringankan beban keluarga, dan saya berpesan agar ODP dapat benar-benar mengikuti anjuran dan prosedur kesehatan selama masa isolasi di rumah masing-masing” Harap Bunda sapaan akrab bupati Dewi Handajani. 

Dalam kesempatan tersebut bunda juga sempat menanyakan kondisi para ODP kepada pihak keluarga, dan menanyakan Ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) kepada jajaran UPT Puskes Rawat Inap Pasar Simpang.

Sementara itu saat mendampingi Bupati, Kepala Dinas Sosial Zulfadli menjelaskan Paket sembako yang diberikan berupa beras 20 kg, Mie instan 1 doze, telur ayam 2 kg, bantuan diberikan kepada setiap 1 rumah tangga ODP karena melakukan isolasi mandiri.

Selanjutnya, KUPT Puskes Pasar simpang  dr. Theresia Hutabarat mendampingi Kepala Dinas Kesehatan Taufik  menjelaskan 3 ODP tersebut datang dari Kota Tangerang Banten.

”Sengaja keluarganya saja yang datang sebagai perwakilan karena yang bersangkutan masih ODP,  lebih baik perwakilan keluarga yang datang ke Puskes” Kata dr. Theresia. (rls/ehl/mlo)



Pos terkait