Bupati Lampura Geram, Puluhan Radis Bolos Apel

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Puluhan kendaraan dinas di wilayah Kabupaten Lampung Utara (Lampura), tidak mengikuti apel dinas pada Rabu (18/11) yang dipusatkan di Stadion Sukung Kotabumi. 

Belum diketahui secara pasti penyebabnya, namun Bupati Lampura, Budi Utomo,  menginstruksikan kepada instansi terkait untuk mencari tahu apa alasan Randis tidak diapelkan.

Bacaan Lainnya


Ia mengatakan, apel randis yang dilaksanakan itu bertujuan untuk melihat kondisi kendaraan yang dipakai dalam menunjang aktivitas memberikan pelayanan prima pada masyarakat.

“Kalau memang tidak bisa kenapa, dipakai kemana? Itu nanti yang harus dicari tahu, “kata Bupati Lampura, Budi Utomo di sela-sela melihat kondisi randis.

Menurutnya, dari 171 kendaraan yang seharusnya mengikuti apel randis hari ini. Hanya 67 kendaraan yang hadir, sementara sisanya belum diketahui keberadaannya. 

Budi Utomo menginstruksikan, bidang aset untuk mencari tahu. Sebab, lanjut Budi Utomo, itu adalah aset negara yang diperuntukkan untuk menunjang pelayanan kepada masyarakat.

“Kalau memang tidak digunakan sebagaimana mestinya, masih banyak kok yang mau memakainya,” tegas Budi Utomo.

Pihaknya berharap kendaraan yang dipakai dalam menunjang aktivitas harus dipergunakan sesuai dengan aturan. Mulai dari perawatan sampai kepada kegunaannya di lapangan. 

“Kita harus semaksimal mungkin meningkatkan pelayanan kepada rakyat. Jadi tidak ada alasan jika Randis tidak diapelkan,” kata dia.

Ia juga menerangkan, untuk Fasilitas telah diberikan, begitupun biaya perawatan sampai kepada pajak. Kalaupun anggarannya sampai tidak ada, nanti coba koordinasikan dengan BPKA. 

Terutama soal pajak, karena itu kewajiban sebagai pengguna kendaraan.

“Sudah saya instruksikan kepada jajaran, jika terdapat Randis yang tidak membayar pajak, akan ditindaklanjuti sesuai aturan,” kata dia.

Sementara, Kepala BPKAD Lampura, Desyadi menambahkan kegiatan apel kendaraan dinas dibagi menjadi 2 pelaksanaannya. Yakni hari ini, Rabu, 18 November 2020, bagi 10 OPD yang berjumlah 171 unit randis. Dan besok, Kamis, 19 November 2020, untuk 48 OPD lainnya, dengan jumlah kendaraan 183 unit.

“Yang tidak hadir ada 104 randis, dengan rincian 92 tanpa keterangan; 3 unit dipakai dinas luar dan 9 unit keadaannya rusak,” pungkasnya. (ozy/mlo)



Pos terkait