Bupati Waykanan Serahkan LKPJ Kepala Daerah Tahun 2020

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Bupati Waykanan, H. Raden Adipati Surya, S.H., M.M., bersama Wakil Bupati Waykanan, Drs. Ali Rahman, M.T., menyampaikan laporan keterangan pertanggung jawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun 2020 melalui Rapat paripurna DPRD Kabupaten Waykanan, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Waykanan, Selasa (30/03).

Paripurna tersebut dihadiri oleh Anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, S.H, Sekretaris Daerah, Saipul, S.Sos., M.IP, Para Staf Ahli Bupati, Para Asisten Sekda, Inspektur Daerah, Dra. Yuliawati, M.M, Sekretaris DPRD, Drs.Rinaldi, M.M, Kepala dan Unsur dari BPKAD, BAPPEDA, Bagian Tata Pemerintahan dan Bagian Hukum yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD, Nikman Karim, SH.

Bacaan Lainnya



Dalam Sambutannya, Bupati Raden Adipati Surya mengatakan, LKPJ tersebut merupakan manifestasi dari pelaksanaan Undang-Undang No.23/2014, sebagaimana diubah dengan Undang-undang No.9/2015 tentang Pemerintahan Daerah, Peraturan Pemerintah No.13/2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia No.18/2020 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah No.13/2019 Tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.

Lebih lanjut, Adipati menyampaikan bahwa pada tahun 2020, pandemi Covid-19 mempengaruhi hampir keseluruhan sendi kehidupan, hal ini terbukti dengan berkurangnya pendapatan yang berasal dari dana transfer dan adanya kebijakan refocusing serta realokasi anggaran, tidak hanya menyebabkan penundaan beberapa agenda pembangunan daerah, tetapi juga terjadi perubahan skenario pembangunan. 

“Selain itu, akibat Covid-19 juga berdampak pada kapasitas dan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat, terutama pembangunan infrastruktur. Hal ini berdampak juga pada capaian kinerja tahun 2020,” imbuhnya.

Bupati Waykanan juga menuturkan bahwa, terjadinya pandemi dan resesi ekonomi berdampak pada pertumbuhan ekonomi Kabupaten Waykanan, dimana pada tahun 2019 masih tumbuh sebesar 5,17% namun pada tahun 2020 mengalami kontraksi sebesar 1,16%. Selain itu juga berpengaruh pada PDRB Perkapita Kabupaten Waykanan yang pada tahun 2019 masih sebesar Rp31.101.996 menurun menjadi Rp30.925.573 di tahun 2020

“Sedangkan untuk PDRB Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) Kabupaten Waykanan terus meningkat meskipun relatif kecil dari tahun 2019 sebesar Rp. 13,999 triliun meningkat menjadi Rp. 14,037 triliun,” Jelas Bupati Adipati

“Untuk kesejahteraan masyarakat juga semakin membaik, hal ini terlihat dari menurunnya angka kemiskinan, yang pada tahun 2019 angka kemiskinan sebesar 13,07% menurun menjadi 12,90% pada tahun 2020, dari berbagai indikator makro tersebut di atas, kita semua dapat melihat, bahwa pembangunan di Kabupaten Waykanan telah berlangsung cukup dinamis, dengan berbagai pertumbuhan dan target-target yang telah dicapai,” Ucap Bupati Adipati

Lebih jauh, Adipati mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Waykanan, yang telah menjalin kerjasama yang baik selama ini dalam mendukung program pembangunan yang ada di Kabupaten Waykanan.

“Semoga upaya pembangunan yang telah kita lakukan, dapat memberi manfaat bagi masyarakat dan perkembangan Kabupaten Waykanan tercinta ini, menuju Waykanan Unggul dan Sejahtera,” tutup Raden Adipati Surya.(wk1/mlo)




Pos terkait