Bupati Waykanan Terbitkan Surat Edaran Larang Bansos Berbau Politik

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id – Menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur Lampung No.045.2/1431/01/2020 Tentang larangan menggunakan Bansos Covid-19 untuk kepentingan politik, Bupati Waykanan, Raden Adipati Surya, pada Jumat (8/5) langsung menyurati Sekretaris DPRD/Inspektur/Kepala Badan/Kepala Dinas, Kepala Bagian, Camat, Lurah dan Kepala Kampung se-Waykanan untuk mentaati instruksi itu. 

Saat dikonfirmasi melalui telepon genggamnya, Adipati Surya membenarkannya, hal itu mengacu pada salah satu Pasal 76 Undang-Undang No.23/2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Bacaan Lainnya



Pelaksanaan pembagian kegiatan bantuan sosial atau bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD), kepada masyarakat terkait dampak Covid-19, baik bersumber dari APBN maupun APBD, tidak mencantumkan nama maupun foto Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Bupati dan Wakil Bupati) tetapí cukup mencantumkan Logo dan Nama Pemerintah Kabupaten Waykanan saja.

“Hal itu untuk Menghindari pendistribusian bantuan sosial yang memberikan keuntungan pribadi, keluarga, kroni golongan atau kelompok politik tertentu,” ujar Adipati Surya.

Adipati melanjutkan, yang tak kalah pentingnya lagi dalam masa pandemic ini, penyaluran bantuan sosial harus mengedepankan Protokol Kesehatan yaitu physical distancing, memakai masker dan mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir.(wk1/mlo)



Pos terkait