Capai 64,2 Persen, Kecamatan Pagardewa Targetkan Vaksinasi Covid-19 Tuntas Akhir 2021

  • Whatsapp
Pelaksanaan vaksinasi jenis astrazenrca dari Polri di Pekon Mekarsari

Medialampung.co.id – Secara maraton dari pekon ke pekon, dan sekolah, Tenaga Kesehatan (Nakes) Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Pagardewa, Kabupaten Lampung Barat kebut vaksinasi Covid-19 dengan memanfaatkan vaksin dari Pemkab Lambar, TNI dan Polri. 

Dari data yang diperoleh melalui UPT Puskesmas Pagardewa, hingga saat ini, secara persentase jumlah masyarakat di kecamatan yang memiliki Sepuluh pekon itu, sudah menyentuh angka 64,2 %. 

Bacaan Lainnya

Dan dengan raihan ini, pihak puskesmas menargetkan akhir tahun menyentuh 100 persen untuk semua golongan usia mulai dari 12 tahun keatas. 

Seperti Senin (25/10), Nakes Puskesmas melakukan serbu vaksin dari Polri melalui Polsek Sekincau di Pekon Mekarsari. Dimana meski belum sampai siang hari mulai terjadi hujan, namun pihak medis berhasil merealisasikan vaksinasi kepada 467 warga. 

“Senin ini vaksinasi kita laksanakan di Pekon Mekarsari, dan antusias warga sangat tinggi, hanya saja terjadi hujan sehingga sedikit mengganggu kedatangan masyarakat,” ungkap Kepala UPT Puskesmas setempat Mediansah, S.Km.

Namun, demikian pihaknya mengajak warga yang belum sempat mengikuti vaksin, untuk dapat mengikuti vaksinasi sebab dalam beberapa hari kedepan di minggu ini saja akan dilaksanakan kegiatan vaksinasi di pekon dan di sekolah

“Kepada warga yang belum divaksin untuk tidak perlu khawatir karena kegiatan vaksinasi masih akan berlanjut,” ajaknya. 

Oleh sebab itu Mediansah meminta warga memanfaatkan kesempatan sebaik mungkin, seperti ketika mendapat informasi adanya vaksinasi untuk menghubungi aparatur pekon atau pihak puskesmas untuk pendaftaran, dengan membawa foto copy KTP, dan Kartu Keluarga (KK) serta nomor handphone. 

Kepada orang tua atau wali, siswa sekolahan Mediansah meminta untuk dapat mendukung putra putri masing-masing mengikuti vaksinasi.

Karena vaksinasi peserta didik salah satu upaya pemerintah mengurangi terjadinya proses kemunduran akademik (learning loss) pada siswa akibat pandemi Covid-19 adalah dengan melakukan pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT). 

Saat penyebaran virus Covid-19 semakin masif dan mudah menyerang anak-anak. Hak anak tetap harus diberikan. Namun tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan anak, oleh karena itu pemberian vaksin tidak hanya diberlakukan untuk tenaga pengajar namun juga harus diberikan kepada peserta didik. 

“Melalui vaksinasi ini kita berharap Kegiatan Belajar Tatap Muka dapat dilaksanakan seperti semua yakni dengan jumlah peserta dan jam belajar pool,” harapannya.

Mediansah juga menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah berjasa dalam setiap kegiatan vaksinasi di kecamatan itu khususnya. 

“Kami pihak medis menyampaikan terimakasih kepada semua pihak, baik dari kecamatan, TNI dan Polri serta petugas lainnya yang telah membantu mensukseskan setiap kegiatan vaksinasi,” tandasnya. (r1n/mlo)

Pos terkait